STUDI KELAYAKAN EKONOMI DAN FINANSIAL JALAN TOL PROBOLINGGO – BANYUWANGI PAKET I, II & III

DHANI, NABILA SEKAR MAWAR (2026) STUDI KELAYAKAN EKONOMI DAN FINANSIAL JALAN TOL PROBOLINGGO – BANYUWANGI PAKET I, II & III. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab I)
BAB I.pdf

Download (405kB)
[img] Text (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 September 2028.

Download (679kB)
[img] Text (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 September 2028.

Download (347kB)
[img] Text (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 September 2028.

Download (1MB)
[img] Text (Bab V)
BAB V.pdf

Download (224kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (185kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III direncanakan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi sistem transportasi di Jawa Timur. Peningkatan volume lalu lintas pada ruas jalan eksisting berpotensi menurunkan tingkat pelayanan jalan serta meningkatkan waktu tempuh dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Oleh karena itu, diperlukan studi kelayakan ekonomi dan finansial untuk menilai kelayakan pembangunan ketiga paket jalan tol tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lalu lintas eksisting, memperkirakan potensi perpindahan kendaraan ke jalan tol rencana, serta menghitung manfaat ekonomi berupa penghematan BOK dan nilai waktu perjalanan. Studi kelayakan ini dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR). Metode penelitian meliputi analisis lalu lintas, perhitungan BOK dan nilai waktu, serta analisis kelayakan ekonomi dan finansial dengan pendekatan perbandingan kondisi tanpa proyek (without project) dan dengan proyek (with project). Data yang digunakan sepenuhnya berupa data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dan literatur yang relevan. Berdasarkan hasil analisis kelayakan ekonomi, diperoleh BCR sebesar 1,13 (BCR > 1), NPV sebesar Rp1.714.258.953.071,20 (NPV > 0), dan EIRR sebesar 10,57% (EIRR > Suku Bunga). Pada hasil analisis kelayakan finansial diperoleh BCR sebesar 1,60 (BCR >1), NPV sebesar Rp 11.980.519.302.92,90 (NPV > 0), FIRR sebesar 13,82% (FIRR > Suku Bunga), dan PP pada tahun ke 27 bulan ke 11 hari ke 26. Dikarenakan FIRR lebih besar daripada MARR (13,82% > 8,47%), sehingga tingkat pengembalian investasi telah memenuhi tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan. Oleh karena itu, Viability Gap Funding (VGF) tidak diperlukan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III dinyatakan layak dari aspek ekonomi dan finansial tanpa memerlukan dukungan VGF.Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III direncanakan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi sistem transportasi di Jawa Timur. Peningkatan volume lalu lintas pada ruas jalan eksisting berpotensi menurunkan tingkat pelayanan jalan serta meningkatkan waktu tempuh dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Oleh karena itu, diperlukan studi kelayakan ekonomi dan finansial untuk menilai kelayakan pembangunan ketiga paket jalan tol tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lalu lintas eksisting, memperkirakan potensi perpindahan kendaraan ke jalan tol rencana, serta menghitung manfaat ekonomi berupa penghematan BOK dan nilai waktu perjalanan. Studi kelayakan ini dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR). Metode penelitian meliputi analisis lalu lintas, perhitungan BOK dan nilai waktu, serta analisis kelayakan ekonomi dan finansial dengan pendekatan perbandingan kondisi tanpa proyek (without project) dan dengan proyek (with project). Data yang digunakan sepenuhnya berupa data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dan literatur yang relevan. Berdasarkan hasil analisis kelayakan ekonomi, diperoleh BCR sebesar 1,13 (BCR > 1), NPV sebesar Rp1.714.258.953.071,20 (NPV > 0), dan EIRR sebesar 10,57% (EIRR > Suku Bunga). Pada hasil analisis kelayakan finansial diperoleh BCR sebesar 1,60 (BCR >1), NPV sebesar Rp 11.980.519.302.92,90 (NPV > 0), FIRR sebesar 13,82% (FIRR > Suku Bunga), dan PP pada tahun ke 27 bulan ke 11 hari ke 26. Dikarenakan FIRR lebih besar daripada MARR (13,82% > 8,47%), sehingga tingkat pengembalian investasi telah memenuhi tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan. Oleh karena itu, Viability Gap Funding (VGF) tidak diperlukan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III dinyatakan layak dari aspek ekonomi dan finansial tanpa memerlukan dukungan VGF. Kata Kunci: studi kelayakan, jalan tol, BOK, nilai waktu, NPV, BCR, IRR.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFatikasari, Aulia DewiNIDN0008109802aulia.dewi.ts@upnjatim.ac.id
Thesis advisorAlfiansyah, Achmad DzulfiqarNIDN0011059402achmad.d.ts@upnjatim.ac.id
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering
Depositing User: ms nabila sekar
Date Deposited: 01 Sep 2026 03:56
Last Modified: 07 Sep 2026 08:24
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59401

Actions (login required)

View Item View Item