Tinjauan Yuridis Perlindungan Hukum Dalam Transaksi Akun Game Online Yang Di Larang Oleh Developer:Studi Kasus Mobile Legends

Baihaqi, Muchammmad Ariqul (2026) Tinjauan Yuridis Perlindungan Hukum Dalam Transaksi Akun Game Online Yang Di Larang Oleh Developer:Studi Kasus Mobile Legends. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
21071010140-COVER.pdf

Download (4MB)
[img] Text (Bab 1)
21071010140-BAB 1.pdf

Download (353kB)
[img] Text (Bab 2)
21071010140-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (279kB)
[img] Text (Bab 3)
21071010140-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (293kB)
[img] Text (Bab 4)
21071010140-BAB 4.pdf

Download (202kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
21071010140-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (210kB)
[img] Text (Lampiran)
21071010140-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya praktik jual beli akun game online, termasuk pada Mobile Legends: Bang Bang, meskipun dilarang oleh developer. Fenomena ini menimbulkan permasalahan hukum terkait kedudukan transaksi serta perlindungan bagi pihak yang dirugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum jual beli akun game online menurut hukum perdata Indonesia dan upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pihak yang dirugikan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi jual beli akun dapat dikategorikan sebagai perjanjian yang sah apabila memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata. Namun, larangan dalam Terms of Service developer menimbulkan konflik norma sehingga transaksi berada dalam wilayah abu-abu hukum. Dalam praktiknya, sengketa seperti hackback oleh penjual dapat dikualifikasikan sebagai wanprestasi atau perbuatan melawan hukum. Pihak yang dirugikan dapat menempuh upaya hukum litigasi maupun non-litigasi, meskipun perlindungan hukumnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan hukum yang lebih jelas untuk memberikan kepastian dan perlindungan terhadap transaksi aset digital. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Jual beli akun, Game Online, Wanprestasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorYudhantaka, LintangNIDN0008069502Lintang.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Muchammad Ariqul Baihaqi
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:43
Last Modified: 21 Jul 2026 07:27
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/57062

Actions (login required)

View Item View Item