AZIZAH, AINUN (2026) REPRESENTASI MITOS MECANTIKAN DALAM FILM UGLIES 2024 (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS). Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.
|
Text (COVER NEW)
22043010051.-COVER NEW.pdf Download (691kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
22043010051.-Bab1.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
22043010051.-Bab2.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (293kB) |
||
|
Text (BAB III)
22043010051.-Bab3.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (336kB) |
||
|
Text (BAB IV)
22043010051.-Bab4.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (636kB) |
||
|
Text (BAB V)
22043010051.-Bab 5docx.pdf Download (128kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22043010051.-Daftar Pustaka.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22043010051.-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only until 2029. Download (334kB) |
Abstract
Film merupakan teks wacana yang membingkai realitas sosial melalui narasi dan visual, serta berfungsi sebagai wadah untuk menyajikan nilai, ideologi, dan pandangan dominan dalam masyarakat. Film “Uglies” 2024 karya McG menampilkan kisah Tally Youngblood dalam sebuah masyarakat distopia yang mewajibkan operasi plastik untuk mencapai standar kecantikan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mitos kecantikan direpresentasikan dalam film tersebut melalui posisi subjek-objek dan posisi penonton. Film ini dipilih karena menghadirkan kritik tajam terhadap sistem sosial total yang mengatur identitas individu melalui mekanisme keseragaman fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma kritis dan metode Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Metode ini menitikberatkan pada bagaimana teks memosisikan aktor sosial sebagai subjek yang memiliki otoritas atau objek yang dikendalikan, serta bagaimana penonton diarahkan untuk memaknai narasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos kecantikan dalam film “Uglies” 2024 direpresentasikan sebagai instrumen untuk mengontrol perilaku serta pola pikir kritis para remaja di asrama. Hal ini tercermin melalui narasi yang menormalisasi operasi plastik sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan pengakuan dan penerimaan sosial dalam masyarakat. Peneliti juga menemukan adanya stigma negatif terhadap penampilan fisik alami yang dikonstruksikan sebagai sebuah kekurangan. Tekanan sistemik dan stigma tersebut pada akhirnya mengikis rasa percaya diri individu, sehingga mereka memilih untuk patuh pada sistem yang secara perlahan merampas kebebasan serta identitas diri mereka. Kata Kunci : Analisis Wacana Kritis, Sara Mills, Film, Perempuan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Communication | ||||||||
| Depositing User: | Mahasiswa Ainun Azizah | ||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 08:07 | ||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 08:24 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52823 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
