Salindeho, Elisa Agustine (2026) DIPLOMASI KOMERSIAL INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KOMODITAS EKSPOR KOPI KE JERMAN PADA TAHUN 2017-2020. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.
|
Text (COVER)
19044010011- COVER.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
19044010011-BAB I.pdf Download (538kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
19044010011-BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 29 May 2029. Download (1MB) |
||
|
Text (BAB III)
19044010011-BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 29 May 2029. Download (740kB) |
||
|
Text (BAB IV)
19044010011-BAB IV.pdf Download (295kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
19044010011-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (269kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini mengkaji implementasi diplomasi komersial Indonesia dalam upaya peningkatan ekspor kopi ke Jerman selama periode 2017–2020. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia menerapkan pendekatan diplomasi komersial secara sistematis dan berkelanjutan dengan memanfaatkan enam aktivitas utama yang dikemukakan oleh Naray, yaitu inteligensi, komunikasi, rujukan, advokasi, koordinasi, dan logistik. Keenam aktivitas tersebut dijalankan melalui sinergi antara aktor negara dan non-negara.Aktivitas inteligensi terealisasi melalui partisipasi Indonesia dalam pameran COTECA 2018 di Hamburg, yang berhasil membangun relasi bisnis dengan sejumlah importir terkemuka Jerman. Hal ini menegaskan bahwa pengumpulan dan analisis informasi pasar merupakan fondasi penting bagi efektivitas diplomasi. Aktivitas komunikasi dioptimalkan pada ajang World of Coffee 2019 di Berlin, di mana Indonesia menyampaikan narasi tentang kualitas dan keunikan kopi nusantara melalui sesi kopi cupping dan interaksi langsung, sehingga mampu membangun persepsi positif terhadap merek kopi spesialti asal Indonesia.Aktivitas rujukan diwujudkan melalui pendirian My Bali Coffee di Nürnberg pada tahun 2020, yang berfungsi sebagai etalase fisik sekaligus sarana promosi budaya dan produk Indonesia di tengah pasar Eropa. Berkat dukungan KJRI Frankfurt dan jaringan diaspora, kedai kopi ini berhasil menjangkau konsumen lokal dan membuka peluang perluasan distribusi ke ritel modern Jerman. Dalam aktivitas advokasi, Indonesia menunjukkan komitmen perlindungan kekayaan intelektual melalui pengakuan Protected Geographical Indication (PGI) untuk Kopi Gayo dari Uni Eropa pada tahun 2017, yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomis kopi Gayo tetapi juga melindunginya dari pemalsuan.Aktivitas koordinasi tampak jelas dalam keikutsertaan Indonesia pada pameran ANUGA 2017 di Köln, di mana kolaborasi antara Kementerian Perdagangan, KBRI Berlin, ITPC Hamburg, dan asosiasi eksportir menghasilkan partisipasi yang terstruktur dan efektif. Aktivitas logistik mendapat perhatian khusus dalam partisipasi Indonesia pada Biofach 2020, pameran produk organik terbesar di Eropa, dengan dukungan logistik terencana mulai dari sertifikasi organik, pengemasan, hingga pengiriman sampel. Secara keseluruhan, diplomasi komersial Indonesia periode 2017–2020 memberikan dampak positif terhadap kinerja ekspor kopi ke Jerman, meskipun menghadapi tantangan persaingan ketat, regulasi UE yang ketat, serta keterbatasan produktivitas domestik. Kolaborasi antara perwakilan diplomatik, lembaga promosi dagang, asosiasi industri, dan pelaku usaha menjadi kunci utama terciptanya sinergi yang menghasilkan manfaat ekonomi nyata. Kata Kunci: Diplomasi komersial, ekspor kopi, Indonesia, Jerman, promosi perdagangan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations | ||||||||
| Depositing User: | Elisa Agustine Salindeho | ||||||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 06:31 | ||||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 06:31 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52809 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
