PERBANDINGAN MEKANISME ONLINE DISPUTE RESOLUTION (ODR) DALAM SENGKETA FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) LENDING DI INDONESIA DAN INDIA

WIBIANTORO, DONNY YUHENDRA (2026) PERBANDINGAN MEKANISME ONLINE DISPUTE RESOLUTION (ODR) DALAM SENGKETA FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) LENDING DI INDONESIA DAN INDIA. Masters thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.

[img] Text (COVER - TESIS DONNY)
COVER DONNY FIX BANGET .pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB I - TESIS DONNY)
donny BAB I fix 1.pdf

Download (365kB)
[img] Text (BAB II - TESIS DONNY)
donny BAB II fix 1.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2029.

Download (225kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III - TESIS DONNY)
donny BAB III fix 1.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2029.

Download (149kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV - TESIS DONNY)
donny BAB IV fix 1.pdf

Download (70kB)
[img] Text (DAFPUS - TESIS DONNY)
donny dafpus fix 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (188kB) | Request a copy
[img] Text (lampiran - tesis donny)
donny lampiran fix 1 (1) (1).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2029.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan Financial Technology (Fintech), khususnya pada layanan Financial Technology Peer-to-Peer Lending (Fintech P2P Lending), telah membawa perubahan signifikan dalam sektor jasa keuangan di Indonesia. Kemudahan akses, kecepatan proses, serta minim persyaratan menjadikan Financial Technology (Fintech) diminati oleh masyarakat. Namun, dibalik manfaat tersebut, muncul berbagai permasalahan hukum berkaitan dengan perlindungan konsumen dan mekanisme dari penyelesaian sengketa, terutama akibat belum optimalnya pengaturan hukum terkait penyelesaian sengketa berbasis daring atau bahasa lainnya disebut Online Dispute Resolution (ODR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi pengguna layanan Financial Technology Peer-to-Peer Lending (Fintech P2P Lending) di Indonesia serta dapat mengkaji kelemahan pengaturan penyelesaian sengketa yang ada. Selain itu, penelitian ini juga melakukan perbandingan dengan mekanisme penyelesaian sengketa Financial Technology (Fintech) Lending di India, khususnya melalui model Small Claims Court dan penerapan Online Dispute Resolution (ODR) dibawah Reserve Bank of India. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum pengguna Financial Technology Peer-to-Peer Lending (Fintech P2P Lending) di Indonesia telah diatur secara preventif dan represif melalui berbagai regulasi, namun belum mengakomodasi mekanisme penyelesaian sengketa non-litigasi berbasis daring secara komprehensif. Sementara itu, India memiliki mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih sederhana, cepat, dan berorientasi pada kepentingan konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi dengan menggunakan pendekatan model Online Dispute Resolution (ODR) sebagai mekanisme penyelesaian sengketa Financial Technology Peer-to-Peer Lending (Fintech P2P Lending) di Indonesia guna mewujudkan kepastian hukum, efisiensi, dan perlindungan konsumen yang optimal.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorANGGRIAWAN, TEDDY PRIMANIDN0025049103teddyprima.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Magister Law
Depositing User: Donny Yuhendra Wibiantoro
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:38
Last Modified: 19 Aug 2026 07:40
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58740

Actions (login required)

View Item View Item