KETIMPANGAN PERLINDUNGAN HUKUM DALAM TRANSAKSI DIGITAL

SUWANDI, SUWANDI (2026) KETIMPANGAN PERLINDUNGAN HUKUM DALAM TRANSAKSI DIGITAL. Masters thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.

[img] Text (COVER - TESIS SUWANDI)
COVER - TESIS SUWANDI .pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB I - TESIS SUWANDI)
BAB I - TESIS SUWANDI.pdf

Download (799kB)
[img] Text (BAB II - TESIS SUWANDI)
BAB II - TESIS SUWANDI.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 August 2029.

Download (360kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III - TESIS SUWANDI)
BAB III - TESIS SUWANDI.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 August 2029.

Download (362kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV - TESIS SUWANDI)
BAB IV - TESIS SUWANDI.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 August 2029.

Download (212kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA - TESIS SUWANDI)
DAFPUS - TESIS SUWANDI.pdf

Download (272kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
lampiran pak suwandi fix.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 August 2029.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi perlindungan hukum konsumen dalam transaksi digital serta merumuskan model tanggung jawab platform yang berkeadilan. Perkembangan platform digital telah mengubah posisi platform dari sekadar perantara menjadi pihak yang memiliki kendali terhadap informasi, pembayaran, data, pemeringkatan, hingga penyelesaian pengaduan, sementara pengaturan tanggung jawabnya masih tersebar dalam berbagai rezim hukum dan belum sepenuhnya sebanding dengan kekuasaan faktual yang dimiliki. Penelitian yuridis normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan filosofis (philosophical approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedudukan platform tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan statusnya sebagai perantara, melainkan harus dinilai berdasarkan fungsi faktual dan tingkat kendalinya dalam transaksi. Tanggung jawab platform perlu dibebankan secara berjenjang dan proporsional berdasarkan tingkat kendali, manfaat ekonomi, pengetahuan terhadap risiko, kemampuan mencegah kerugian, penguasaan alat bukti, serta kontribusi terhadap kerugian konsumen. Model ideal diwujudkan melalui tanggung jawab platform berjenjang berbasis kendali dengan mengombinasikan fault liability, pembalikan beban pembuktian, strict liability secara terbatas, dan tanggung jawab proporsional. Model tersebut disertai kewajiban transparansi, verifikasi berbasis risiko, keamanan sistem, akses terhadap bukti, pengaduan yang efektif, serta pemulihan konsumen, sehingga mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan konsumen dan tanggung jawab platform tanpa menjadikan platform sebagai penanggung mutlak atas seluruh transaksi digital

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDANGGRIAWAN, TEDDY PRIMANIDN0025049103teddyprima.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Magister Law
Depositing User: suwandi suwandi
Date Deposited: 18 Aug 2026 08:45
Last Modified: 18 Aug 2026 08:45
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58670

Actions (login required)

View Item View Item