Salsabilla, Jelita Septya (2026) Profiling Atribut Sensori Madumongso Di Kabupaten Ponorogo Menggunakan Metode Rate-All-That-Apply. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22033010084-cover.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
22033010084-bab1.pdf Download (157kB) |
|
|
Text (BAB II)
22033010084-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2028. Download (574kB) |
|
|
Text (BAB III)
22033010084-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2028. Download (244kB) |
|
|
Text (BAB IV)
22033010084-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2028. Download (474kB) |
|
|
Text (BAB V)
22033010084-bab5.pdf Download (148kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22033010084-daftarpustaka.pdf Download (227kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22033010084-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2028. Download (632kB) |
Abstract
Madumongso merupakan makanan tradisional dari Kabupaten Ponorogo yang dibuat dari hasil fermentasi beras ketan hitam yang dicampur dengan gula dan santan kemudian dimasak hingga menghasilkan tekstur kenyal serta rasa manis dengan sedikit asam. Perbedaan komposisi bahan dan proses pengolahan antar produsen diduga menyebabkan variasi karakteristik sensori produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan proses pembuatan madumongso, mengidentifikasi profil atribut sensori dari 10 produsen berbeda menggunakan metode Rate-All-That-Apply (RATA), menganalisis atribut pembeda dengan Principal Component Analysis (PCA), serta menentukan atribut yang memengaruhi preferensi konsumen. Penelitian diawali dengan survei dan wawancara produsen, dilanjutkan Focus Group Discussion (FGD) yang menghasilkan 24 atribut sensori. Pengujian dilakukan menggunakan metode RATA dan uji hedonik, kemudian data dianalisis dengan uji Kruskal–Wallis, uji Dunn, PCA, dan Preference Mapping. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan komposisi bahan dan proses pengolahan yang menghasilkan profil sensori berbeda pada setiap sampel. Analisis RATA menunjukkan sebagian besar atribut sensori berbeda nyata antar sampel. PCA berhasil mengelompokkan sampel berdasarkan atribut dominannya, sedangkan Preference Mapping menunjukkan bahwa sampel P2 dan P8 memiliki tingkat kesukaan tertinggi (80–100%) yang dicirikan oleh atribut rasa manis, aroma manis, aftertaste manis, tekstur lengket, dan mouthfeel lengket. Metode RATA terbukti efektif untuk mengidentifikasi profil sensori madumongso serta atribut yang memengaruhi preferensi konsumen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology > TP368 Food processing and manufacture | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Food Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | jelita septya salsabilla | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 06:05 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56437 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
