Maharani, Callista Amelia Putri (2026) Perspektif Adaptive Governance dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf Download (471kB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (594kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (329kB) |
|
|
Text (bab 4)
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 5)
Bab 5 (2).pdf Download (229kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (232kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (2MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis perspektif adaptive governance dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo Kota Surabaya. PSEL Benowo diposisikan sebagai solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan sampah perkotaan melalui pendekatan Waste-to-Energy. Namun, dalam praktiknya, implementasi kebijakan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara klaim tata kelola berkelanjutan dengan realitas empiris di lapangan, khususnya terkait dampak lingkungan, keterbukaan informasi, dan partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumen, dan materi audio-visual. Teknik penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive-snowball sampling, lalu teknik analisis datanya menggunakan data condensation, data display, drawing and verifying conclusion dan diuji keabsahan data menggunakan tringulasi data. Analisis dilakukan menggunakan delapan prinsip adaptive governance menurut Sharma-Wallace et al. (2018). Hasil penelitian menunjukkan 4 dari 8 prinsip telah terimplementasi dengan baik. Prinsip yang telah berjalan mencakup kolaborasi antar aktor, koordinasi pemangku kepentingan, pembangunan modal sosial, dan inovasi tata kelola, meskipun masih bersifat terbatas. Namun, prinsip partisipasi masyarakat, transparansi dan integrasi pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan penguatan kepemimpinan belum terimplementasi secara substantif. Kondisi ini menunjukkan penerapan adaptive governance dalam PSEL Benowo masih bersifat parsial dan cenderung prosedural. Dapat disimpulkan, 4 prinsip yang telah terimplementasi tersebut mengindikasikan bahwa PSEL Benowo Kota Surabaya telah memasuki fase transisi adaptive governance, meskipun belum mencapai tahap perkembangan secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan transformasi tata kelola yang lebih menekankan transparansi, partisipasi bermakna, dan penguatan kapasitas adaptif agar PSEL Benowo benar-benar berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan keadilan bagi masyarakat sekitar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JS Local government Municipal government | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Public Administration | ||||||||
| Depositing User: | Callista Amelia Putri Maharani | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 05:03 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:06 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56024 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
