Analisis Keberlanjutan Agrowisata Teh Wonosari Kabupaten Malang dengan Metode Multidimensional Scaling (MDS)

Arini, Resta Feby (2026) Analisis Keberlanjutan Agrowisata Teh Wonosari Kabupaten Malang dengan Metode Multidimensional Scaling (MDS). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (COVER)
22024010109.-cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
22024010109.-bab1.pdf

Download (181kB)
[img] Text (BAB II)
22024010109.-bab2.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2028.

Download (392kB)
[img] Text (BAB III)
22024010109.-bab3.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2028.

Download (422kB)
[img] Text (BAB IV)
22024010109.-bab4.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2028.

Download (475kB)
[img] Text (BAB V)
22024010109.-bab5.pdf

Download (9kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
22024010109.-daftarpustaka.pdf

Download (137kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22024010109.-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2028.

Download (881kB)

Abstract

Agrowisata Teh Wonosari merupakan salah satu destinasi wisata berbasis perkebunan teh yang berada di Kabupaten Malang dan memiliki potensi dalam pengembangan wisata berbasis alam dan edukasi. Namun, fluktuasi jumlah pengunjung dalam beberapa tahun terakhir berpotensi menimbulkan berbagai tantangan multidimensional yang dapat mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan serta menganalisis tingkat keberlanjutan Agrowisata Teh Wonosari menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) melalui pendekatan Rapid Appraisal for Agrotourism (Rap-Agrotourism). Analisis dilakukan terhadap lima dimensi kajian, yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya, sarana dan prasarana, serta kelembagaan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada pihak pengelola dan wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai indeks keberlanjutan secara keseluruhan sebesar 72,88 yang tergolong dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekologi (77,13), sosial budaya (79,13), dan kelembagaan (91,02) berada pada kategori baik berkelanjutan, sedangkan dimensi sarana dan prasarana (67,22) berada pada kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekonomi memiliki nilai terendah yaitu 49,88 dan tergolong kurang berkelanjutan sehingga menjadi prioritas utama dalam perbaikan. Atribut sensitif pada dimensi ekonomi meliputi harga tiket dan produk serta pengolahan produk teh. Oleh karena itu, pengelolaan agrowisata perlu diarahkan pada penguatan dimensi ekonomi melalui optimalisasi atribut harga tiket dan produk serta pengolahan produk teh sebagai atribut sensitif guna mendukung keberlanjutan pengelolaan secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLaily, Dona WahyuningNIPPPK198308102024212023dona.wahyuning.agribis@upnjatim.ac.id
Thesis advisorWijayati, Prasmita DianNIP199208122024062001prasmita.dian.agribis@upnjatim.ac.id.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Departement of Agribusiness
Depositing User: Resta Feby Arini
Date Deposited: 23 Jun 2026 06:04
Last Modified: 23 Jun 2026 06:40
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/54150

Actions (login required)

View Item View Item