IMPLEMENTASI PEMBINAAN BAGI NARAPIDANA DALAM MENGURANGI OVERCROWDING LAPAS (Studi di Lapas Kota Probolinggo)

Ahmad, Akmal Afkar (2026) IMPLEMENTASI PEMBINAAN BAGI NARAPIDANA DALAM MENGURANGI OVERCROWDING LAPAS (Studi di Lapas Kota Probolinggo). Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (476kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2029.

Download (419kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2029.

Download (371kB)
[img]
Preview
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (278kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2029.

Download (3MB)

Abstract

Lapas Kota Probolinggo menghadapi permasalahan overcrowding yang serius, di mana jumlah penghuni mencapai 765–788 narapidana, jauh melampaui kapasitas hunian yang hanya 327 orang, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pembinaan bagi narapidana untuk mengurangi overcrowding, sekaligus mengidentifikasi kendala serta upaya yang dilakukan dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapas Kota Probolinggo telah melaksanakan program pembinaan kepribadian (keagamaan, kesadaran berbangsa, intelektual, dan konseling) serta pembinaan kemandirian (menjahit, memasak, budidaya ikan lele, barber, laundry, dan hidroponik) sesuai dengan amanat Pasal 38 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Pasal 2 serta 3 Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan, namun pelaksanaannya belum optimal akibat rendahnya partisipasi dan kesadaran narapidana residivis, keterbatasan fasilitas serta sumber daya manusia petugas, dan kondisi overcrowding itu sendiri, sehingga upaya yang telah dilakukan berupa kerja sama dengan pihak eksternal seperti BNNK, Dinas Kesra, dan Dinas Tenaga Kerja, penguatan instrumen hukum, serta penerapan sistem penilaian perilaku narapidana secara berkala masih perlu diperkuat dengan program pembinaan khusus bagi residivis, peningkatan kapasitas SDM petugas, dan program pendampingan pasca-bebas guna menekan angka residivisme dan mengurangi overcrowding secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
ContributorApriyani, Maria NovitaNIDN0005049301maria.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Akmal Afkar Ahmad
Date Deposited: 18 May 2026 04:22
Last Modified: 18 May 2026 04:43
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/51850

Actions (login required)

View Item View Item