Putra, Renovan Rizky Heryanto (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS PROSES ELEKTROKOAGULASI TERHADAP PENURUNAN JUMLAH MIKROPLASTIK PADA AIR LINDI TPA. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (252kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only until 5 May 2029. Download (477kB) |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only until 5 May 2029. Download (368kB) |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only until 5 May 2029. Download (374kB) |
||
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (232kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 5 May 2029. Download (5MB) |
Abstract
Peningkatan jumlah sampah plastik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) berpotensi menghasilkan air lindi yang mengandung mikroplastik dan dapat mencemari lingkungan perairan. Air lindi dari TPA Randegan Kota Mojokerto diketahui memiliki kandungan mikroplastik serta kadar Total Suspended Solid (TSS) yang melebihi baku mutu lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengolahan yang efektif untuk menurunkan kandungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses elektrokoagulasi dalam menurunkan jumlah mikroplastik pada air lindi dengan variasi luas permukaan elektroda dan jarak antar elektroda. Metode yang digunakan adalah proses elektrokoagulasi sistem batch menggunakan elektroda aluminium dengan tegangan 15 volt, kuat arus 2 ampere dan waktu kontak 50 menit. Variasi penelitian meliputi luas permukaan elektroda (4x10 cm; 5x10 cm; 6x10 cm; 7x10 cm) dan jarak antar elektroda (1 cm; 1,5 cm; 2 cm; 2,5 cm). Parameter yang dianalisis meliputi jumlah mikroplastik, karakteristik mikroplastik menggunakan FTIR, nilai zeta potensial, serta kadar TSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses elektrokoagulasi efektif dalam menurunkan jumlah mikroplastik dan kadar TSS. Penurunan jumlah mikroplastik mencapai 85%, dari 116 partikel/liter menjadi 17 partikel/liter pada kondisi optimum. Selain itu, kadar TSS menurun sebesar 83%, dari 448,4 mg/l menjadi 76,2 mg/l sehingga telah memenuhi baku mutu lingkungan. Kondisi optimum diperoleh pada luas permukaan elektroda 7x10 cm dan jarak antar elektroda 1,5 cm. Analisis FTIR menunjukkan bahwa jenis mikroplastik tidak berubah, namun terjadi penurunan jumlah, sedangkan nilai zeta potensial mendekati 0 mV yang mengindikasikan terjadinya destabilisasi partikel dan pembentukan flok. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode elektrokoagulasi efektif untuk menurunkan jumlah mikroplastik dan kadar TSS pada air lindi TPA Randegan Kota Mojokerto.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Environmental Engineering | ||||||||
| Depositing User: | Renovan Rizky Heryanto Putra | ||||||||
| Date Deposited: | 05 May 2026 07:16 | ||||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 07:35 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/51574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
