Nugroho, Aldi Pramoedya (2026) ANALISIS MITIGASI RISIKO SUPPLY CHAIN MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE HOUSE OF RISK PADA PT KOMI BIOMASS INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22032010121-Cover.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
22032010121-Bab 1.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 2)
22032010121-Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2029. Download (658kB) |
||
|
Text (Bab 3)
22032010121-Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2029. Download (224kB) |
||
|
Text (Bab 4)
22032010121-Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2029. Download (809kB) |
||
|
Text (Bab 5)
22032010121-Bab 5.pdf Download (171kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22032010121-Daftar Pustaka.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text (Lampiran)
22032010121-Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2029. Download (671kB) |
Abstract
PT Komi Biomass Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi wood pellet sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Dalam kegiatan operasionalnya, perusahaan menghadapi ketidakpastian pada rantai pasok, khususnya terkait keterbatasan pasokan bahan baku limbah kayu, tidak konsistennya kualitas pasokan bahan baku dari supplier, serta kurangnya tenaga kerja yang kompeten. Kondisi tersebut tentunya mengganggu kelancaran proses produksi dan kinerja rantai pasok secara keseluruhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko, menganalisis agen risiko prioritas, serta merumuskan strategi mitigasi risiko yang efektif guna meningkatkan ketahanan rantai pasok perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk memetakan aktivitas rantai pasok perusahaan, serta metode House of Risk (HOR) sebagai pengendalian risiko. HOR tahap 1 digunakan untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan agen risiko (risk agent) serta menentukan tingkat prioritas risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Selanjutnya, HOR tahap 2 digunakan untuk merumuskan strategi mitigasi preventif dengan mempertimbangkan tingkat efektivitas dan kesulitan implementasi melalui perhitungan Effectiveness to Difficulty Ratio (ETDk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 risk event dan 28 risk agent yang teridentifikasi pada aliran rantai pasok perusahaan. Berdasarkan analisis diagram Pareto, diperoleh 14 risk agent prioritas yang perlu ditangani. Pada HOR tahap 2, dirumuskan 15 strategi mitigasi risiko untuk menangani 14 risk agent prioritas. Dengan demikian, strategi mitigasi yang diusulkan diharapkan mampu meminimalkan gangguan operasional serta dapat meningkatkan kinerja rantai pasok PT Komi Biomass Indonesia. Kata Kunci: House of Risk, Mitigasi Risiko, Wood Pellet.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management T Technology > T Technology (General) > T55.4-60.8 Industrial engineering. Management engineering |
||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Industrial Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Aldi Pramoedya Nugroho | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:45 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 03:53 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/51374 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
