SINTESIS Si-Na-C BERBASIS BATU BARA DAN DICALITE DIATOMITE SEBAGAI BAHAN BAKU KATODA BATERAI

NUGROHO, MUHAMMAD GARDA (2026) SINTESIS Si-Na-C BERBASIS BATU BARA DAN DICALITE DIATOMITE SEBAGAI BAHAN BAKU KATODA BATERAI. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (cover)
22031010011-cover.pdf

Download (4MB)
[img] Text (bab 1)
22031010011-bab 1.pdf

Download (263kB)
[img] Text (bab 2)
22031010011-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (408kB)
[img] Text (bab 3)
22031010011-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (335kB)
[img] Text (bab 4)
22031010011-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (1MB)
[img] Text (bab 5)
22031010011-bab 5.pdf

Download (250kB)
[img] Text (daftar pustaka)
22031010011-daftar pustaka.pdf

Download (293kB)
[img] Text (lampiran)
22031010011-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (717kB)

Abstract

Batu bara dan dicalite diatomite merupakan sumber daya alam melimpah di Indonesia yang pemanfaatannya masih terbatas sehingga berpotensi menimbulkan limbah dan dampak lingkungan. Batu bara kaya akan karbon, sedangkan dicalite diatomite mengandung silika tinggi, sehingga kombinasi keduanya berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku sintesis silika natrium karbon (Si-Na-C) untuk katoda baterai natrium-ion. Penelitian ini bertujuan mensintesis Si-Na-C menggunakan metode sol-gel dengan mempelajari pengaruh variasi rasio filtrat batu bara terhadap filtrat dicalite diatomite (1:1, 1:2, 1:3, 1:4, 1:5) dan pH asidifikasi (4, 5, 6, 7, 8) dan aplikasinya sebagai material katoda. Proses meliputi ekstraksi silika dan karbon, asidifikasi menggunakan asam sitrat, pengeringan pada 110 °C selama 24 jam, dan kalsinasi pada 450 °C selama 3 jam. Karakterisasi meliputi X-Ray Fluorescence (XRF) untuk analisis komposisi, X-Ray Diffraction (XRD) untuk identifikasi fasa kristal, Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX) untuk morfologi dan distribusi unsur, Fourier Transform Infra-Red (FTIR) untuk identifikasi gugus fungsional, serta Cyclic Voltammetry (CV) untuk evaluasi aktivitas elektrokatalitik. Hasil XRF menunjukkan bahwa kondisi rasio konsentrasi 1:2 pH 4 diperoleh komposisi terbaik dengan komposisi silika, natrium dan karbon sesuai standart material katoda (SiO₂ 77,96%, Na 4,44%, C 15,87%). Analisis XRD menunjukkan dominasi struktur silika amorf dengan sebagian fase karbon grafit, sedangkan SEM-EDX memperlihatkan morfologi homogen dengan pori halus. FTIR mengidentifikasi gugus Si-O-Si, Na-O-Si, dan C-SiC yang menguatkan keterikatan karbon dan natrium dalam matriks silika. Uji Cyclic Voltammetry (CV) menghasilkan bahwa rasio 1:3 pH 6 menunjukkan respons elektrokatalitik tertinggi dengan arus puncak besar dan kestabilan siklus yang baik, sehingga berpotensi paling optimal dari sisi performa elektrokimia. Dengan demikian, rasio 1:2 pH 4 direkomendasikan untuk aplikasi yang memprioritaskan struktur stabil dan kandungan ketiga komponen yang sesuai standart material katoda

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMULJANI, SRIENIDN196111121989032001sriemuljani.tk@upnjatim.ac.id
Thesis advisorNANDINI, ATIKANIDN20219931006211atika.nandini.tk@upnjatim.ac.id
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Chemical Engineering
Depositing User: MUHAMMAD GARDA NUGROHO GARDA
Date Deposited: 26 Feb 2026 02:54
Last Modified: 26 Feb 2026 02:54
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/49696

Actions (login required)

View Item View Item