NARASI DUKA DI TIKTOK (WACANA DIGITAL PADA PENGGUNAAN LAGU “KALIBATA, 2012”)

Wicaksana, Atma Putra (2026) NARASI DUKA DI TIKTOK (WACANA DIGITAL PADA PENGGUNAAN LAGU “KALIBATA, 2012”). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
21043010314.-cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
21043010314.-bab1.pdf

Download (497kB)
[img] Text (Bab 2)
21043010314.-bab2.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2029.

Download (444kB)
[img] Text (Bab 3)
21043010314.-bab3.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2029.

Download (218kB)
[img] Text (Bab 4)
21043010314.-bab4.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2029.

Download (1MB)
[img] Text (Bab 5)
21043010314.-bab5.pdf

Download (265kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
21043010314.-daftar pustaka.pdf

Download (231kB)
[img] Text (Lampiran)
21043010314.-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2029.

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah cara individu mengekspresikan, membagikan, dan memaknai pengalaman emosional, termasuk pengalaman duka dan kehilangan. Media sosial, khususnya TikTok, tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga berkembang menjadi ruang partisipatif yang memungkinkan pengguna membangun narasi personal maupun kolektif mengenai pengalaman emosional mereka. Salah satu fenomena yang menarik terlihat pada penggunaan lagu Kalibata, 2012 karya Perunggu dalam berbagai konten TikTok yang berkaitan dengan duka dan kehilangan, termasuk tren “Selamat dari Kiamat 2012, tapi Tidak Selamat dari Kalibata 2012”. Fenomena tersebut menunjukkan adanya pergeseran pengalaman duka dari ruang privat menuju ruang digital yang lebih terbuka, interaktif, dan dapat diproduksi serta dikonsumsi secara bersama oleh pengguna media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana digital mengenai duka dan kehilangan yang terbentuk melalui konten TikTok dengan penggunaan lagu Kalibata, 2012 karya Perunggu sebagai medium ekspresi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Digital yang berfokus pada empat aspek, yaitu teks, konteks, tindakan dan interaksi, serta kekuasaan dan ideologi. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep komodifikasi Vincent Mosco yang difokuskan pada komodifikasi konten dan komodifikasi khalayak. Melalui pendekatan tersebut, penelitian berupaya mengidentifikasi proses pembentukan makna, pola interaksi antarpengguna, serta praktik representasi pengalaman kehilangan yang muncul dan berkembang melalui aktivitas komunikasi digital di platform media sosial secara luas di kalangan pengguna muda aktif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai bagaimana media sosial membentuk makna duka dan kehilangan, sekaligus menunjukkan peran TikTok sebagai ruang sosial digital dalam penyaluran emosi, pembentukan identitas, serta terciptanya budaya digital baru terkait pengalaman kehilangan. Kata Kunci: TikTok; analisis wacana digital; komodifikasi media.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZuhri, SaifuddinNIDN0712067001saifuddin_zuhri.ilkom@upnjatim.ac.id
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Communication
Depositing User: Atma Putra Wicaksana
Date Deposited: 31 Jul 2026 03:45
Last Modified: 31 Jul 2026 06:20
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/57844

Actions (login required)

View Item View Item