Seliana, Irma (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA LAYANAN TELEMEDICINE BERBASIS DIGITAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN REGULASI KESEHATAN DI INDONESIA. Masters thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.
|
Text (COVER)
cover baru.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I - TESIS)
BAB I - TESIS.pdf Restricted to Repository staff only Download (992kB) |
|
|
Text (BAB II - TESIS)
BAB II - TESIS.pdf Restricted to Repository staff only until 1 July 2029. Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III - TESIS)
BAB III - TESIS.pdf Restricted to Repository staff only until 1 July 2029. Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV - TESIS)
BAB IV - TESIS.pdf Download (546kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA - TESIS.pdf Download (601kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN - TESIS)
LAMPIRAN - TESIS.pdf Restricted to Repository staff only until 1 July 2029. Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan telemedicine sebagai layanan kesehatan berbasis digital yang telah mengubah pola hubungan hukum pelayanan medis dari yang semula bersifat bipartit antara dokter dan pasien menjadi hubungan hukum multipihak yang melibatkan dokter, fasilitas pelayanan kesehatan, dan penyelenggara platform digital. Perubahan ini menimbulkan persoalan baru dalam penentuan perlindungan hukum konsumen serta pembagian tanggung jawab hukum ketika terjadi kerugian terhadap pasien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen telemedicine di Indonesia serta merumuskan model pembagian tanggung jawab hukum yang adil, proporsional, dan memberikan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan konsumen, kesehatan, perlindungan data pribadi, dan telemedicine, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan konstruksi normatif untuk memperoleh pemahaman yang sistematis mengenai hubungan hukum dan tanggung jawab para pihak dalam penyelenggaraan telemedicine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen telemedicine di Indonesia secara normatif telah tersedia, baik secara preventif maupun represif, namun masih bersifat sektoral dan belum terintegrasi secara sistemik. Selain itu, tanggung jawab hukum dalam telemedicine tidak lagi dapat dipahami secara dokter-sentris, melainkan harus dikonstruksikan sebagai tanggung jawab hukum multipihak. Penelitian ini merumuskan model tanggung jawab hukum tripartit yang mengintegrasikan individual liability pada dokter, institutional liability pada fasilitas pelayanan kesehatan, dan platform liability pada penyelenggara platform digital, dengan kemungkinan penerapan shared liability dalam kondisi tertentu. Model ini merupakan temuan konseptual yuridis yang diharapkan mampu memperkuat perlindungan konsumen, meningkatkan kepastian hukum, dan menjamin pemulihan hak pasien secara lebih efektif dalam layanan kesehatan digital.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law > Magister Law | ||||||||
| Depositing User: | Irma Seliana | ||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:15 | ||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:15 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/54388 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
