REPRESENTASI LUKA BATIN ANAK DALAM FILM SISKA KUBUR KARYA JOKO ANWAR

Segara, Dandy (2026) REPRESENTASI LUKA BATIN ANAK DALAM FILM SISKA KUBUR KARYA JOKO ANWAR. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (COVER)
SKRIPSI FIX Rendi (1)-1-14.pdf

Download (882kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (146kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2029.

Download (298kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2029.

Download (531kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 fix.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2029.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (13kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (246kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2029.

Download (335kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh khsusunya konflik dan peristiwa traumatik pada masa kanak-kanak, memiliki pengaruh signifikan dalam membantuk cara pandang, sikap dan perilaku seseorang di masa depan. Isu mengenai trauma dan luka batin anak (inner child) menjadi topik yang mendesak dan relevan, terutama mengingat tingginya kasus kekerasan dan trauma pada anak di Indonesia yang angkanya terus meningkat, yang dikhawatirkan menyebakan korban tumbuh dalam kondisi truma dan memiliki sisi kanak-kanak yang terluka. Fenomena luka batin ini, yang didefinisikan sebagai pengalam masa lalu yang belum tertangani secara tuntas dan membentuk komponen diri seseorang, berdampak pada kesulitan mengendalikan emosi, masalah hubungan interpersonal, hingga kecenderungan depresi atau pemikiran untuk mengakhiri hidup. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran publik tentang urgensi isu ini dan pentingnya penyembuhan trauma. Penelitian ini berlandaskan pada teori representasi dan analisis semiotika John Fiske, yang membagi analisis menjadi tiga tingkatan (level) yang saling terkait, yaitu: tingkat Realitas, tingkat representasi, dan t ingkat ideologi. Menggunakan konsep Luka Batin Anak (Inner Child Wound) yang diperkenalkan oleh Lise Bourbeau. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menafsirkan representasi dalam film dan memahami pesan yang disajikan sebagai media komunikasi audio-visual. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana luka batin anak memanifestasikan diri pada karakter Sita dan Adil dalam Siksa Kubur melalui sistem tanda yang tersusun dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luka batin bermanifestasi secara kuat melalui sistem tanda visual dan naratif pada kedua karakter utama. Pada tingkat realitas, perilaku Sita yang terburu-buru dan memaksakan kehendak mengkodekan mekanisme koping berupa obsesi kontrol (representasi dari luka pengkhianatan/ Betrayal Wound), di mana rasa duka dikonversi menjadi kemarahan teologis untuk mendekonstruksi dogma agama. Sebaliknya, karakter Adil menunjukkan postur pasif, merunduk, dan menghindari konflik, yang merepresentasikan topeng penarik diri (akibat luka penolakan/ Rejection Wound), sehingga tubuhnya memvalidasi posisinya sebagai korban abadi dari kekerasan struktural. Pada tingkat representasi, penggunaan ruang sempit, gelap, dan sudut pengambilan gambar yang mengisolasi karakter menandakan bahwa trauma menyusup ke ruang keseharian mereka yang paling banal. Pada tingkat ideologi, luka batin ini melahirkan benturan antara ideologi dominan (kepatuhan pada budaya Islam dan konsep eskatologis siksa kubur) melawan ideologi oposisi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAlamiyah, Syifa SyarifahNIDN0724038403UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Magister Communication
Depositing User: Dandy putra segara
Date Deposited: 09 Mar 2026 06:06
Last Modified: 12 Mar 2026 05:34
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50299

Actions (login required)

View Item View Item