Prameswari, Indriana Ayuning (2026) PENERIMAAN GENERASI MILENIAL TERHADAP REPRESENTASI KETAKUTAN AKAN PERNIKAHAN DALAM FILM “ANDAI IBU TIDAK MENIKAH DENGAN AYAH”. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover .pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1 .pdf Download (654kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2 .pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (629kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3 .pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (469kB) |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4 .pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (824kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5 .pdf Download (341kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka .pdf Download (358kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran .pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (840kB) |
Abstract
Fenomena ketakutan akan pernikahan semakin relevan di tengah penurunan angka pernikahan serta kecenderungan generasi milenial untuk menunda atau menghindari pernikahan. Media, khususnya film, turut berperan dalam membentuk dan merefleksikan pandangan masyarakat mengenai pernikahan melalui representasi konflik dan dinamika keluarga. Film “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” memunculkan respons pro dan kontra terkait isu ketakutan akan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan generasi milenial terhadap representasi ketakutan akan pernikahan dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis resepsi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan generasi milenial yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film merepresentasikan pernikahan sebagai pengalaman yang berisiko melalui penggambaran keluarga yang tidak harmonis. Penerimaan informan terbagi ke dalam tiga posisi. Informan 3 dan 4 berada pada posisi dominant-hegemonic, karena memaknai sikap Alin sebagai bentuk ketakutan akan pernikahan yang berakar dari pengalaman keluarga. Informan 1 dan 5 berada pada posisi negotiated dengan memaknai sikap Alin sebagai bentuk ketakutan akan pernikahan, tetapi hal tersebut dipengaruhi oleh faktor situasional. Sementara itu, posisi oppositional ditempati oleh informan 2 karena menolak film ini merepresentasikan ketakutan akan pernikahan dan menilai bahwa film tersebut terkesan menggiring penonton untuk memahami sebagai bentuk ketakutan terhadap pernikahan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) | ||||||||
| Depositing User: | Indriana Ayuning Prameswari | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 01:51 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Mar 2026 01:51 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50153 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
