PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YAMAHA AEROX TAHUN 2017 YANG BERMASALAH KODE 12 (STUDI KASUS DEALER YAMAHA DI SIDOARJO)

Manurung, Binsar Setiawan (2025) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YAMAHA AEROX TAHUN 2017 YANG BERMASALAH KODE 12 (STUDI KASUS DEALER YAMAHA DI SIDOARJO). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text
20071010092_Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
20071010092_Bab 1.pdf

Download (637kB)
[img] Text
20071010092_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only until 27 March 2028.

Download (322kB)
[img] Text
20071010092_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only until 27 March 2028.

Download (172kB)
[img] Text
20071010092_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only until 27 March 2028.

Download (173kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
20071010092_Daftar Pustaka.pdf

Download (267kB)
[img] Text
20071010092_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only until 27 March 2028.

Download (2MB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang diterima oleh konsumen Yamaha Aerox tahun 2017 yang mengalami masalah teknis “Kode 12”, dengan studi kasus pada komunitas pengguna Aerox di Sidoarjo. “Kode 12” merupakan salah satu masalah kerusakan yang sering muncul pada model sepeda motor tersebut dan menimbulkan keluhan dari konsumen terkait kinerja kendaraan yang tidak optimal. Studi ini difokuskan pada upaya produsen dalam menangani masalah ini dan sejauh mana konsumen memperoleh perlindungan hukum yang sesuai dengan UUPK No. 8 Tahun 1999. Penelitian memakai pendekatan yuridis empiris, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, serta survei terhadap anggota komunitas Aerox di Sidoarjo. Analisis dilaksanakan untuk mengevaluasi efektivitas perlindungan hukum yang diberikan oleh produsen, baik dari segi pemenuhan tanggung jawab garansi, layanan purna jual, maupun upaya mediasi dalam menyelesaikan sengketa konsumen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat kesenjangan antara hak-hak konsumen yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dengan praktik di lapangan. Konsumen sering kali tidak mendapatkan solusi yang memadai dari pihak produsen, terutama terkait perbaikan masalah Kode 12. Di sisi lain, komunitas pengguna berperan penting sebagai wadah berbagi informasi dan advokasi terhadap pabrikan, namun belum mampu memberikan pengaruh signifikan dalam menyelesaikan masalah secara hukum. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa meskipun ada peraturan yang melindungi hak-hak konsumen, implementasinya masih kurang efektif dalam menyelesaikan masalah teknis spesifik seperti Kode 12 pada Yamaha Aerox. Perlu adanya peningkatan pada mekanisme penyelesaian sengketa dan pengawasan yang lebih ketat terhadap tanggung jawab produsen dalam menyediakan layanan purna jual. Kata Kunci: Perlindungan hukum, konsumen, Yamaha Aerox, Kode 12, komunitas pengguna, Sidoarjo.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFikri, AbdullahNIDN001903884UNSPECIFIED
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Binsar Setiawan Manurung
Date Deposited: 27 Mar 2025 04:12
Last Modified: 27 Mar 2025 04:13
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/35922

Actions (login required)

View Item View Item