Kusumawardani, Meiska Diah (2026) PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN SERAT KULIT DURIAN TERHADAP PENINGKATAN SIFAT MEKANIK KOMPOSIT EPOKSI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR.
|
Other (COVER)
22037010002_COVER SKRIPSI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
22037010002_BAB 1 SKRIPSI.pdf Download (202kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22037010002_BAB 2 SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2029. Download (674kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22037010002_BAB 3 SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2029. Download (513kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22037010002_BAB 4 SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2029. Download (732kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22037010002_BAB 5 SKRIPSI.pdf Download (177kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22037010002_DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22037010002_LAMPIRAN SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2029. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Komposit berbasis resin epoksi menjadi salah satu salah material yang banyak dimanfaatkan karena memiliki keunggulan berupa sifat mekanik yang baik, ringan, dan tahan terhadap korosi. Pemanfaatan serat alami sebagai material penguat dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan sifat mekanik komposit sifat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah biomassa yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi penambahan serat kulit durian terhadap karakteristik mikrostruktur dan sifat mekanik komposit berbasis resin epoksi. Variasi massa serat kulit durian yang digunakan terdiri atas 0 g, 0,5 g, 1 g, 1,5 g, dan 2 g. Serat kulit durian diberi perlakuan alkalisasi menggunakan larutan NaOH 5% selama 120 menit, kemudian dicampurkan dengan resin epoksi dan hardener menggunakan perbandingan 2:1. Spesimen dibuat sesuai dengan standar ASTM D638 Tipe IV dan diuji menggunakan Universal Testing Machine (UTM) untuk memperoleh nilai beban maksimum, kekuatan tarik, waktu patah, dan elongasi. Karakteristik mikrostruktur dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengamati persebaran serat dan struktur penampang lintang komposit. Berdasarkan hasil pengujian, variasi penambahan serat kulit durian memengaruhi kekuatan mekanik komposit yang dihasilkan. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada komposit dengan penambahan serat sebesar 1,5 g, yaitu sebesar 3,956 MPa dengan beban maksimum 534,16 N, sedangkan nilai terendah diperoleh pada penambahan serat 2 g sebesar 0,810 MPa dengan beban maksimum 116,78 N. Hasil SEM menunjukkan bahwa penambahan serat 2 g menghasilkan persebaran serat yang lebih merata pada permukaan komposit dibandingkan penambahan 0,5 g, namun pada penampang lintang terlihat struktur mikro yang kurang homogen serta terdapat rongga (void) akibat jumlah serat yang lebih tinggi. Hal tersebut menyebabkan ikatan antara serat dan matriks tidak terbentuk secara optimal, sehingga kemampuan komposit dalam menerima dan menahan beban tarik menjadi berkurang. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan serat kulit durian sebesar 1,5 g merupakan komposisi optimum yang menghasilkan sifat mekanik terbaik pada komposit resin epoksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Q Science > QC Physics | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Physics | ||||||||||||
| Depositing User: | Meiska Diah Kusumawardani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:44 | ||||||||||||
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:45 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59484 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
