Kalila, Racquel Akiela (2026) STRATEGI ASIA PACIFIC FORUM ON WOMEN, LAW AND DEVELOPMENT DALAM MEMBANGUN JARINGAN INTERNASIONAL UNTUK MENDORONG KESETARAAN GENDER DI FILIPINA TAHUN 2023-2025. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (COVER)
21044010181_REPOSITORY_COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
REPOSITORY_21044010181_BAB 1.pdf - Published Version Download (492kB) |
|
|
Text (BAB 2)
REPOSITORY_21044010181_BAB 2.pdf - Published Version Restricted to Registered users only until 31 August 2029. Download (425kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
REPOSITORY_21044010181_BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Registered users only until 31 August 2029. Download (307kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
REPOSITORY_21044010181_BAB 4.pdf - Published Version Download (266kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
REPOSITORY_21044010181_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
REPOSITORY_21044010181_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 2029. Download (378kB) | Request a copy |
Abstract
Studi ini menyelidiki peran Forum Asia Pasifik on Women, Law, and Development (APWLD) sebagai bagian dari Transnational Advocacy Network (TAN) dalam mendukung kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan di Filipina. Penelitian ini menggunakan konsep TAN oleh Margaret Keck dan Kathryn Sikkink, yang menekankan empat strategi utama jaringan advokasi: information politics, symbolic politics, leverage politics, dan accountability politics dalam melawan kekerasan berbasis gender, kriminalisasi aktivis perempuan, dan penurunan hak asasi manusia (HAM). Fokus penelitian adalah kondisi kesetaraan gender di Filipina pada tahun 2023 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menganalisis laporan resmi APWLD, dokumen organisasi internasional, jurnal akademik, dan laporan HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APWLD membantu gerakan perempuan di Filipina melalui penelitian feminis partisipatoris, advokasi internasional, perlindungan Women Human Rights Defenders (WHRD), kampanye anti-kekerasan berbasis gender, dan advokasi internasional. Penelitian ini menemukan bahwa APWLD memanfaatkan jaringan internasional untuk menekan pemerintah Filipina untuk melaksanakan komitmen HAM dan kesetaraan gender sesuai standar internasional. Selain itu, strategi jaringan advokasi transnasional APWLD mampu meningkatkan perhatian internasional terhadap masalah perempuan di Filipina dan memperkuat kemampuan gerakan perempuan lokal untuk menghadapi represi politik dan ketidakadilan gender.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Kalila Racquel Akiela | ||||||||
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 09:10 | ||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 01:58 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
