Rachman, Izzul Muhamad Hasyir (2026) Analisis Penanganan Dampak Kemacetan Lalu Lintas Pada Simpang Tak Bersinyal Jl. Wadung Asri - Jl. Brebek - Jl. Gedong Masjid, Kab. Sidoarjo dengan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2028. Download (20MB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2028. Download (4MB) |
|
|
Text (Bab 4)
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 31 August 2028. Download (23MB) |
|
|
Text (Bab 5)
Bab 5.pdf Download (786kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Peningkatan volume lalu lintas dari tahun ke tahun dapat menyebabkan penurunan kinerja simpang, terutama pada simpang tak bersinyal dengan pergerakan kendaraan yang tinggi. Simpang Jl. Wadung Asri–Jl. Brebek–Jl. Gedong Masjid, Kabupaten Sidoarjo merupakan simpang tak bersinyal yang memiliki volume lalu lintas cukup tinggi sehingga berpotensi mengalami peningkatan tundaan dan antrean. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang pada kondisi eksisting dan umur rencana serta mengevaluasi alternatif penanganan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan selama empat hari pada periode jam puncak pagi, siang, dan sore, meliputi data geometrik dan volume lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,88 dengan tundaan rata-rata sebesar 15,16 detik/SMP. Pada umur rencana, nilai Dj meningkat menjadi 1,11 yang menunjukkan penurunan kinerja simpang akibat pertumbuhan lalu lintas. Alternatif penanganan berupa penerapan simpang bersinyal empat fase dan bundaran menghasilkan nilai Dj masing-masing sebesar 1,14 dan 1,33. Oleh karena itu, dilakukan upaya pelebaran geometri pada pendekat simpang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa simpang bersinyal empat fase dengan pelebaran menghasilkan Dj sebesar 0,79, sedangkan bundaran dengan pelebaran menghasilkan Dj sebesar 1,07. Berdasarkan hasil tersebut, simpang bersinyal empat fase yang didukung pelebaran geometri merupakan alternatif penanganan yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja simpang pada tahun rencana.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | IZZUL MUHAMAD HASYIR RACHMAN | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:43 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:43 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
