ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI DI PANTAI WATU ULO KABUPATEN JEMBER DENGAN CITRA SATELIT LANDSAT 8

Salim, Muhammad Roikhan (2026) ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI DI PANTAI WATU ULO KABUPATEN JEMBER DENGAN CITRA SATELIT LANDSAT 8. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
21035010129 -coverr.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
21035010129-BAB 1.pdf

Download (296kB)
[img] Text (Bab 2)
21035010129-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 August 2028.

Download (627kB)
[img] Text (Bab 3)
21035010129-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 August 2028.

Download (562kB)
[img] Text (Bab 4)
21035010129-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 August 2028.

Download (6MB)
[img] Text (Bab 5)
21035010129-BAB 5.pdf

Download (330kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
21035010129-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (299kB)
[img] Text (Lampiran)
210035010129-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perubahan garis pantai merupakan indikator penting dinamika wilayah pesisir, khususnya di pesisir selatan Kabupaten Jember yang menjadi kawasan wisata sekaligus permukiman nelayan. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis perubahan garis pantai di Pantai Watu Ulo selama periode 2016–2025 menggunakan citra satelit Landsat 8. Garis pantai diekstraksi menggunakan algoritma NDWI (Normalized Difference Water Index) berbasis kombinasi Band 3 (Green) dan Band 5 (Near Infrared), kemudian dipetakan pada 20 transek dan dihitung pergeserannya dengan metode Euclidean Distance menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan garis pantai di Pantai Watu Ulo didominasi oleh abrasi, terjadi pada 14 dari 20 transek, dengan abrasi terbesar pada Transek 3 (-27,04 m) dan terkecil pada Transek 8 (-1,70 m). Akresi terjadi pada 6 transek, dengan nilai terbesar pada Transek 11 (+18,51 m) dan terkecil pada Transek 14 (+0,76 m). Zona abrasi terkonsentrasi di segmen barat (Transek 1–8) dan timur (Transek 17–20), sementara zona akresi terpusat di segmen tengah (Transek 9, 11–14, dan 16) yang dipengaruhi keberadaan formasi batuan keras sebagai pemecah gelombang alami. Metode NDWI berbasis citra Landsat 8 terbukti efektif untuk mengekstraksi dan memantau perubahan garis pantai secara multitemporal dan konsisten. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi mitigasi abrasi, pengelolaan kawasan pesisir secara berkelanjutan, serta pengambilan keputusan pembangunan di wilayah pesisir Pantai Watu Ulo.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorWibisana, HendrataNIDN0708126501hendrata.ts@upnjatim.ac.id
Thesis advisorHandajani, NovieNIDN0714116702novie.ts@upnjatim.ac.id
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering
Depositing User: Roikhan Salim
Date Deposited: 01 Sep 2026 07:31
Last Modified: 01 Sep 2026 07:31
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58910

Actions (login required)

View Item View Item