Wardana, Rafly Raditya (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK SULUNG YANG MENGALAMI QUARTER LIFE CRISIS DI SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (994kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (373kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (288kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (254kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (370kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (169kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (999kB) |
Abstract
Fenomena Quarter Life Crisis pada individu dewasa awal semakin banyak dialami, khususnya pada kelompok anak sulung yang kerap memiliki beban tanggung jawab lebih besar dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak sulung dalam menghadapi Quarter Life Crisis di Kota Surabaya. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana proses keterbukaan diri, empati, serta sikap mendukung dalam komunikasi keluarga berperan dalam membantu anak sulung mengelola tekanan psikologis dan ketidakpastian hidup pada fase dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang merupakan anak sulung yang sedang mengalami Quarter Life Crisis di Kota Surabaya. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menekankan pada pemaknaan subjektif pengalaman informan dalam interaksi komunikatif dengan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak sulung memiliki peran penting dalam proses adaptasi terhadap Quarter Life Crisis. Keterbukaan diri yang terbatas, kecenderungan menahan emosi, serta ekspektasi keluarga yang tinggi menjadi tantangan dalam komunikasi. Namun, komunikasi yang bersifat suportif, empatik, dan terbuka terbukti membantu anak sulung dalam mengurangi tekanan emosional, memperjelas arah hidup, serta meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan pada masa transisi dewasa awal. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Anak Sulung, Quarter Life Crisis, Orang Tua
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Communication | ||||||||
| Depositing User: | Unnamed user with email 22043010268@student.upnjatim.ac.id | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 08:12 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 08:12 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
