Firmalya, Firly (2023) Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodivikasi Belimbing Wuluh Sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
19031010156-Cover.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 1)
19031010156-Bab I.pdf Download (166kB) |
|
|
Text (BAB 2)
19031010156-BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (352kB) |
|
|
Text (BAB 3)
19031010156-Bab III.pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (335kB) |
|
|
Text (BAB 4)
19031010156-Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (485kB) |
|
|
Text (BAB 5)
19031010156-Bab V.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (156kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
19031010156-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 2029. Download (2MB) |
Abstract
Meningkatnya pembangunan di bidang industri menyebabkan semakin meningkat pula jumlah limbah cair yang dihasilkan. Salah satu polutan berbahaya yang terkandung dalam limbah adalah logam berat Cu (Tembaga). Mengingat bahaya yang diakibatkan oleh logam berat tembaga, maka dilakukan upaya untuk menurunkan kadar logam berat tembaga pada limbah. Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar logam berat tembaga diantaranya yakni dengan proses adsorpsi. Dipilih metode adsorpsi dikarenakan proses adsorpsi tidak menimbulkan racun serta bahan baku adsorben yang lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan mengandung kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Karena kandungan karbon yang tinggi tersebut tongkol jagung digunakan sebagai bahan baku pembuatan arang aktif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendapatkan model matematika yang sesuai pada proses adsorpsi limbah Cu dengan bioadsorben tongkol jagung Proses dalam pembuatan arang aktif digunakan bahan organik belimbing wuluh sebagai aktivator guna meningkatkan kemampuan penyerapan terhadap logam berat tembaga. Proses adsorpsi logam berat tembaga dilakukan dengan cara menambahkan arang aktif ke dalam limbah cair artifisial dengan variabel massa adsorben 2,5, 5, 7,5, 10, 12,5 gram dan waktu pengontakan 40, 60, 80, 100, 120 menit. Hasil analisa dari metode spektrofotometri serapan atom (AAS) diperoleh persentase penyerapan logam tembaga oleh arang aktif terbaik yakni sebesar 89,55%. Persentase pada penambahan massa adsorben 12,5 gram dengan waktu pengontakan 120 menit. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar massa adsorben dan waktu pengontakkan maka semakin tinggi persentase penyerapan tembaga dalam limbah cair artifisial Cu. Pada hasil perhitungan model matematika menggunakan persamaan isotermis Freundlich dan Langmuir. Adsorpsi logam berat Cu oleh karbon aktif tongkol jagung mengikuti model Isoterm Langmuir dengan menunjukkan nilai R² = 0,994.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TP Chemical technology T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Chemical Engineering | ||||||||
| Depositing User: | Firly Firmalya | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 09:04 | ||||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:57 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56650 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
