Indrasta, Daffa (2026) KOMPARASI IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG AMERIKA SERIKAT TERHADAP TURKI DAN ALGERIA PERIODE 2017-2025 STUDI KASUS COUNTRERING AMERICA’S ADVERSARIES THROUGH SANCTIONS ACT (CAATSA). Undergraduate thesis, UPN "Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover..pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf Download (473kB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (484kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (419kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 4)
Bab 4.pdf Download (404kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (414kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) oleh Amerika Serikat terhadap Turki dan Algeria pada periode 2017–2025. CAATSA merupakan instrumen kebijakan Amerika Serikat yang digunakan untuk memberikan tekanan kepada negara-negara yang melakukan transaksi signifikan dengan sektor pertahanan Rusia. Penelitian ini menggunakan konsep Diplomasi Koersif Thomas C. Schelling sebagai landasan analisis, dengan menitikberatkan pada indikator kredibilitas ancaman, proporsionalitas dan demonstrasi awal, serta respons negara sasaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian eksplanatif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari dokumen resmi pemerintah Amerika Serikat, seperti U.S. Department of State dan U.S. Department of the Treasury, serta jurnal ilmiah, buku, dan publikasi kredibel lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CAATSA terhadap Turki dan Algeria memiliki perbedaan yang dipengaruhi oleh kepentingan strategis Amerika Serikat. Terhadap Turki, ancaman diwujudkan melalui pemberian sanksi CAATSA dan pengeluaran Turki dari program F-35 setelah pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Sebaliknya, terhadap Algeria Amerika Serikat hanya memberikan tekanan diplomatik dan peringatan mengenai kemungkinan penerapan CAATSA tanpa menjatuhkan sanksi hingga akhir periode penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi CAATSA sebagai instrumen diplomasi koersif tidak selalu diterapkan secara konsisten, melainkan dipengaruhi oleh kepentingan geopolitik dan hubungan strategis Amerika Serikat dengan negara sasaran. Kata kunci : Amerika Serikat, CAATSA, Diplomasi Koersif
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations | ||||||||
| Depositing User: | Daffa Indrasta Adhipramana | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:48 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:48 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56326 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
