ISLAMI, LINTANG JINGGA PURI (2026) Praktik Citizen Diplomacy Mahasiswa Indonesia melalui Program International Credit Transfer (ICT) di Malaysia (2022-2024). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22044010035_Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
22044010035_bab I.pdf Download (402kB) |
|
|
Text (Bab II)
22044010035_bab II.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (1MB) |
|
|
Text (Bab III)
22044010035_bab III.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (986kB) |
|
|
Text (Bab IV)
22044010035_bab IV.pdf Download (183kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22044010035_Daftar Pustaka.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (Lampiran)
22044010035_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 20 July 2029. Download (772kB) |
Abstract
International Credit Transfer (ICT) merupakan program yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memperluas akses mahasiswa Indonesia untuk mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri. Selain berfungsi sebagai program akademik, ICT juga menciptakan ruang interaksi lintas negara yang memungkinkan terjadinya praktik citizen diplomacy melalui hubungan people-to-people antar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik citizen diplomacy mahasiswa Indonesia melalui program International Credit Transfer (ICT) di Malaysia periode 2022-2024. Penelitian menggunakan konsep citizen diplomacy milik Paul Sharp, khususnya tipologi advocate for a particular cause dan autonomous agent in international relations. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan mahasiswa Indonesia peserta ICT dan mahasiswa Malaysia, serta dokumentasi dan publikasi resmi terkait program ICT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia dalam program ICT berperan sebagai advocate melalui pengenalan budaya, keterlibatan akademik, serta interaksi sosial sehari-hari yang membawa representasi Indonesia dalam lingkungan internasional. Interaksi tersebut turut mempengaruhi perubahan persepsi mahasiswa Malaysia terhadap Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga berperan sebagai autonomous agent karena memiliki ruang kemandirian dalam mengambil keputusan, membangun relasi sosial, serta menjalani pengalaman internasional secara mandiri selama program berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik citizen diplomacy dalam program ICT berlangsung secara informal melalui interaksi akademik dan sosial antar mahasiswa lintas negara. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta mobilitas akademik internasional, tetapi juga sebagai aktor non-negara yang secara aktif membangun hubungan people-to-people dalam praktik hubungan internasional. Kata Kunci: Citizen Diplomacy, International Credit Transfer, Mahasiswa Internasional, People-To-People Diplomacy, Autonomous Agent.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia J Political Science > JQ Political institutions Asia > JQ224 Public policy and administration L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa) |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | LINTANG JINGGA PURI ISLAMI | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:53 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:41 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/55755 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
