Rohmawati, Lilin (2026) PLACE BRANDING “BEAUTIFUL MALANG” MELALUI COCREATION DALAM PENGEMBANGAN WISATA KOTA MALANG. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JATIM.
|
Text
22041010195- COVERRR.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22041010195.-bab 1.pdf Download (451kB) | Preview |
|
|
Text
22041010195.-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 4 July 2029. Download (572kB) |
||
|
Text
22041010195.-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 4 July 2029. Download (184kB) |
||
|
Text
22041010195.-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 4 July 2029. Download (2MB) |
||
|
Text
22041010195.-bab 5.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text
22041010195.-daftarpustaka.pdf Download (299kB) | Preview |
|
|
Text
22041010195.-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 4 July 2029. Download (2MB) |
Abstract
Place branding menjadi instrumen penting dalam pengembangan pariwisata daerah karena tidak hanya membangun citra kota, tetapi juga mendorong keterlibatan multipihak dalam penciptaan pengalaman wisata. Penelitian ini menganalisis place branding “Beautiful Malang” dalam pengembangan wisata Kota Malang dengan menggunakan teori co-creation dari Rodrigues dan Schmidt (2021) dengan tujuh temuan yaitu Creative City’s Brand Identity, Enacting a Creative City’s Brand Identity Through Enactment Stakeholders, Destination Marketing Organizations and the City’s Value Proposition, The Creative Class as Implicit Enactment Stakeholders, Stakeholders’ Encounters and Experiences , Co-creation of City Brand Meaning, Contextual Factors. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Beautiful Malang” dibentuk melalui keterlibatan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, UMKM, dan wisatawan dalam pengembangan destinasi, penyelenggaraan event, aktivitas ekonomi kreatif, serta pengalaman wisata. Brand ini dimaknai sebagai citra kota yang indah, nyaman, dan menarik, terutama melalui kekuatan heritage, budaya, dan suasana kota. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena komunikasi branding belum konsisten, partisipasi sebagian stakeholder masih terbatas, serta infrastruktur pendukung wisata belum merata. Penelitian menyimpulkan bahwa co-creation berperan penting dalam memperkuat identitas “Beautiful Malang”, tetapi memerlukan penguatan kolaborasi, konsistensi komunikasi, dan perbaikan infrastruktur agar lebih efektif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Public Administration | ||||||||
| Depositing User: | Lilin Rohmawati | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 06:52 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 06:57 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/54583 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
