Qafi, Sabrina Nasrul (2026) Potensi Bakteri Bacillus sp. (Bth-22) pada Beberapa Media Alternatif untuk Pengendalian Penyakit Busuk Batang Fusarium pada Tanaman Jagung. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
21025010084.-cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
21025010084.-bab 1.pdf Download (228kB) |
|
|
Text (BAB II)
21025010084.-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 25 June 2029. Download (325kB) |
|
|
Text (BAB III)
2105010084.-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 25 July 2029. Download (416kB) |
|
|
Text (BAB IV)
21025010084.-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 25 July 2029. Download (606kB) |
|
|
Text (BAB V)
21025010084.-bab5.pdf Download (213kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
21025010084.-daftarpustaka.pdf Download (199kB) |
|
|
Text (Lampiran)
21025010084.-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 25 July 2029. Download (843kB) |
Abstract
Penyakit busuk batang fusarium yang disebabkan oleh Fusarium sp. merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya jagung karena dapat menurunkan hasil produksi hingga 50%. Pengendalian menggunakan agens hayati seperti Bacillus sp. menjadi alternatif yang ramah lingkungan, namun perbanyakan bakteri masih banyak menggunakan media sintetik yang relatif mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media alternatif terbaik untuk perbanyakan Bacillus sp. Bth-22 serta mengevaluasi potensinya dalam mengendalikan penyakit busuk batang fusarium pada tanaman jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media air rebusan kacang tunggak menghasilkan populasi Bacillus sp. Bth-22 tertinggi sebesar 2,85 × 10¹⁰ CFU/ml pada umur biakan 48 jam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media air rebusan kacang tunggak merupakan media terbaik untuk perbanyakan Bacillus sp. Bth-22 dengan kepadatan populasi sebesar 2,85 × 10¹⁰ CFU/ml. Sementara itu, Bacillus sp. Bth-22 yang diperbanyak pada media air rebusan kacang hijau paling efektif dalam mengendalikan penyakit busuk batang fusarium pada tanaman jagung, ditunjukkan dengan masa inkubasi terlama yaitu 29,52 HIS dan intensitas penyakit terendah sebesar 0,12% pada 35 HST.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture > SB950-989 Pest Control and Treatment of Diseases, Plant Protection S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture > SB599-990.5 Pests and Diseases |
||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Departement of Agritechnology | ||||||||||||
| Depositing User: | Sabrina Nasrul Qafi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:19 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:23 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/54216 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
