ANALISIS YURIDIS UPAYA PENYELESAIAN SECARA NON-LITIGASI TERHADAP WANPRESTASI KREDIT MACET OLEH DEBITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT USAHA RAKYAT (Studi Kasus Kantor Cabang PT. Bank X di Kabupaten Malang)

Riyan Saputra, Niko (2026) ANALISIS YURIDIS UPAYA PENYELESAIAN SECARA NON-LITIGASI TERHADAP WANPRESTASI KREDIT MACET OLEH DEBITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT USAHA RAKYAT (Studi Kasus Kantor Cabang PT. Bank X di Kabupaten Malang). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
Bab I.pdf

Download (766kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 June 2029.

Download (387kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 June 2029.

Download (368kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 June 2029.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM melalui pemberian kredit berbunga rendah dengan proses yang lebih sederhana. Hubungan hukum antara bank dan debitur dalam Kredit Usaha Rakyat dituangkan dalam perjanjian kredit yang mengikat para pihak untuk memenuhi hak dan kewajibannya sesuai ketentuan Pasal 1313 dan 1338 KUHPerdata. Namun dalam praktiknya, banyak debitur yang tidak mampu memenuhi kewajiban pembayaran kredit tepat waktu sehingga terjadi wanprestasi. Fenomena ini sering dipicu oleh faktor internal debitur seperti penurunan pendapatan usaha, manajemen yang kurang baik, maupun faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan persaingan usaha. Di Kabupaten Malang, wilayah dengan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat tinggi, bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) seperti Kantor Cabang PT. Bank X turut menghadapi risiko meningkatnya kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) akibat wanprestasi yang dilakukan oleh para debiturnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk wanprestasi serta upaya penyelesaian yang akan dilakukan oleh para pihak dalam perjanjian Kredit Usaha Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesesuaian terhadap unsur-unsur wanprestasi serta upaya penyelesaian secara non-litigasi yang akan dilakukan oleh para pihak dalam perjanjian Kredit Usaha Rakyat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorWaluyo, Waluyo0002096803Waluyoawal7@gmail.com
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Departement of Law
Depositing User: Niko Riyan Saputra
Date Deposited: 08 Jun 2026 08:39
Last Modified: 08 Jun 2026 08:39
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/53783

Actions (login required)

View Item View Item