Murdianto, Imroatul Khusnah (2026) Pengaruh Tarif Impor dan Hambatan Non-Tarif terhadap Ekspor Udang Indonesia. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
22024010161-cover.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
22024010161-bab1.pdf Download (979kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 2)
22024010161-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (1MB) |
||
|
Text (Bab 3)
22024010161-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (826kB) |
||
|
Text (Bab 4)
22024010161-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (987kB) |
||
|
Text (Bab 5)
22024010161-bab5.pdf Download (524kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22024010161-daftarpustaka.pdf Download (635kB) | Preview |
|
|
Text (Lampiran)
22024010161-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (2MB) |
Abstract
Udang merupakan komoditas unggulan perikanan Indonesia yang berperan penting dalam perdagangan internasional, namun kinerja ekspornya mengalami fluktuasi dan penurunan pada beberapa tahun terakhir. Seiring liberalisasi perdagangan, tarif impor cenderung menurun, sementara hambatan non-tarif berupa Sanitary and Phytosanitary (SPS) dan Technical Barriers to Trade (TBT) semakin dominan dalam menentukan akses pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor udang Indonesia, pemberlakuan tarif impor serta cakupan SPS dan TBT di negara tujuan utama, dan pengaruhnya terhadap volume ekspor udang Indonesia. Data yang digunakan berupa data panel delapan negara tujuan utama periode 2005-2024. Metode analisis meliputi analisis deskriptif, inventory approach melalui coverage ratio, dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan ekspor udang Indonesia mengalami fluktuasi, tarif impor relatif rendah di sebagian besar negara tujuan, sedangkan coverage ratio SPS dan TBT menunjukkan cakupan hambatan non-tarif yang luas. Hasil estimasi menunjukkan PDB riil berpengaruh positif signifikan dan harga ekspor berpengaruh negatif signifikan, sedangkan nilai tukar riil, tarif impor, coverage ratio SPS, dan coverage ratio TBT tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, tarif impor bukan hambatan utama ekspor udang Indonesia, namun SPS dan TBT tetap penting sebagai instrumen kepatuhan standar, keamanan pangan, dan keberlanjutan akses pasar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Departement of Agribusiness | ||||||||||||
| Depositing User: | IMRO'ATUL KHUSNAH MURDIANTO | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 08:17 | ||||||||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 08:17 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/53608 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
