Wasana, Kerta Adi (2026) STUDI EKSPERIMENTAL LUMINESCENT SOLAR CONCENTRATOR (LSC) BERBASIS POLYMETHYL METHACRYLATE (PMMA) SEBAGAI APLIKASI FASAD BANGUNAN TERINTEGRASI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.
|
Other (COVER)
22037010011-cover.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
22037010011-bab1.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
22037010011-bab2.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (649kB) |
||
|
Text (BAB 3)
22037010011-bab3.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (505kB) |
||
|
Text (BAB 4)
22037010011-bab4.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (3MB) |
||
|
Text (BAB 5)
22037010011-bab5.pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22037010011-daftar pustaka.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22037010011-lampiran.pdf Restricted to Registered users only until 26 May 2029. Download (627kB) |
Abstract
Luminescent Solar Concentrator-Photovoltaic (LSC-PV) merupakan teknologi energi surya yang berpotensi diterapkan sebagai fasad bangunan terintegrasi karena memiliki sifat transparan dan mampu menghasilkan energi listrik dari cahaya matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana ketebalan, dimensi, dan orientasi pemasangan berdampak pada kinerja sistem LSC-PV berbasis PMMA yang dicampur dengan resin epoksi dan coumarin sebagai material fluoresen. Digunakan ketebalan 9 mm dan 14 mm, dan dimensi 10 cm × 10 cm dan 20 cm × 20 cm, masing-masing dengan orientasi vertikal dan horizontal. Pengujian dilakukan baik di laboratorium maupun di lapangan dengan mengukur intensitas cahaya, arus, tegangan, daya, dan efisiensi sistem. Nilai intensitas cahaya yang diperoleh dari luxmeter dikonversi menjadi iradiasi (W/m²) untuk analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama variasi pengujian, arus, tegangan, dan daya keluaran meningkat sebagai akibat dari peningkatan intensitas cahaya. Ketebalan 14 mm lebih baik daripada 9 mm, dan dimensi 10 cm × 10 cm lebih efisien daripada 20 cm × 20 cm karena rugi-rugi optik yang lebih kecil. Selain itu, orientasi horizontal memiliki kestabilan performa dan daya keluaran yang lebih baik daripada orientasi vertikal. Konfigurasi LSC-PV 10-14 memiliki nilai efisiensi tertinggi sebesar 2,18%, sehingga dapat digunakan sebagai fasad bangunan terintegrasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Q Science > QC Physics | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Physics | ||||||||||||
| Depositing User: | Kerta Adi Wasana | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 08:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 09:22 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52865 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
