Putri, Desti Agustia (2026) NERACA PERDAGANGAN KOMODITAS JAGUNG. Masters thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
24064020017-cover.pdf Download (916kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
24064020017-bab1.pdf Download (283kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
24064020017-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (486kB) |
||
|
Text (BAB III)
24064020017-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (537kB) |
||
|
Text (BAB IV)
24064020017-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (730kB) |
||
|
Text (BAB V)
24064020017-bab5.pdf Download (295kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
24064020017-daftarpustaka.pdf Download (260kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
24064020017-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 3 June 2029. Download (1MB) |
Abstract
Neraca perdagangan jagung Indonesia masih mengalami defisit, namun komoditas jagung tetap memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional meskipun relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis daya saing ekspor jagung Indonesia di pasar internasional (Malaysia dan Jepang), (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi impor jagung dari Argentina ke Indonesia, dan (3) menganalisis kontribusi neraca perdagangan jagung terhadap PDB. Analisis tujuan pertama menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA), dan Export Product Dynamics (EPD), tujuan kedua menggunakan regresi linier berganda, sedangkan tujuan ketiga menggunakan Vector Error Correction Model (VECM). Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 1989–2024 dan 1995–2024 berdasarkan kode Harmonized System (HS) 100590 (jagung selain untuk benih). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan jagung Indonesia memiliki nilai RCA < 1 di pasar Malaysia dan Jepang sehingga tidak memiliki keunggulan komparatif. Berdasarkan EPD, posisi pasar jagung Indonesia berada pada kategori lost opportunity di Malaysia dan retreat di Jepang. Variabel yang memengaruhi volume impor jagung adalah kurs, harga jagung impor Argentina, dan harga singkong. Dalam jangka panjang, neraca perdagangan jagung berpengaruh terhadap PDB, tetapi tidak berpengaruh dalam jangka pendek. Kontribusi neraca perdagangan jagung terhadap PDB pada tahun 2024 mencapai 87,74%.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Magister Agribusiness | ||||||||||||
| Depositing User: | Desti Desti Desti | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 07:47 | ||||||||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 07:47 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
