Canon, Juan (2026) ANALISIS UPAYA MEDIASI LIGA ARAB DALAM KONFLIK YAMAN PERIODE 2015-2024. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER JUAN CANON FIX UP.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (373kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (376kB) |
||
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (279kB) |
||
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Download (229kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (324kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Konflik Yaman yang berlangsung sejak 2015 merupakan salah satu konflik bersenjata paling kompleks di kawasan Timur Tengah, melibatkan aktor domestik dan regional dengan kepentingan yang saling bertabrakan. Liga Arab sebagai organisasi regional yang paling relevan secara geopolitik telah terlibat dalam berbagai upaya mediasi sepanjang periode 2015 hingga 2024, namun upaya tersebut tidak menghasilkan resolusi konflik yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kegagalan mediasi Liga Arab dalam konflik Yaman menggunakan kerangka resolusi konflik Peter Wallensteen yang mensyaratkan tercapainya tiga elemen secara bersamaan, yaitu penghentian kekerasan, penerimaan eksistensi, dan kesepakatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi Liga Arab gagal mendorong tercapainya ketiga elemen resolusi konflik secara bersamaan. Pada elemen penghentian kekerasan, inisiatif Liga Arab tidak disertai mekanisme verifikasi independen dan bersifat deklaratif sehingga tidak menghasilkan perubahan substantif dalam dinamika kekerasan di lapangan. Pada elemen penerimaan eksistensi, Liga Arab tidak pernah mengakui Houthi sebagai pihak yang memiliki legitimasi politik sehingga memperkuat pola hubungan zero-sum dan menutup kemungkinan dialog inklusif. Pada elemen kesepakatan, tidak ada satu pun kesepakatan yang dipimpin Liga Arab yang memenuhi tiga kriteria Wallensteen secara bersamaan. Kegagalan ini berakar pada satu permasalahan struktural yang mendasar: Liga Arab tidak memiliki kapasitas untuk bertindak sebagai mediator yang netral, independen, dan inklusif karena anggota dominannya merupakan pihak yang secara aktif terlibat dalam konflik yang ingin dimediasi. Kata kunci: Liga Arab, mediasi, konflik Yaman, resolusi konflik, Wallensteen
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JA Political science (General) U Military Science > U Military Science (General) |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Juan Canon | ||||||||
| Date Deposited: | 25 May 2026 09:06 | ||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 01:28 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52397 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
