PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PASIEN ATAS PERBUATAN MELANGGAR HUKUM TENAGA KESEHATAN TRADISIONAL CHIROPRACTIC BERDASARKAN HUKUM KESEHATAN

Silas Putra, Akbar Avatar (2026) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PASIEN ATAS PERBUATAN MELANGGAR HUKUM TENAGA KESEHATAN TRADISIONAL CHIROPRACTIC BERDASARKAN HUKUM KESEHATAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img]
Preview
Text (COVER)
ilovepdf_merged (10).pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB 1 AKBAR.pdf

Download (375kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB 2 AKBAR.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 April 2029.

Download (361kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3 AKBAR.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 April 2029.

Download (333kB)
[img]
Preview
Text (BAB IV)
BAB 4 AKBAR.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFPUS AKBAR.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN AKBAR.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 April 2029.

Download (2MB)

Abstract

Aspek hukum pelaksanaan terapi Chiropraktik di Indonesia dengan fokus utama pada legalitas praktik tersebut dan perlindungan hukum pasien. Rumusan masalah yang dianalisis adalah apakah pelaksanaan terapi Chiropraktik tanpa izin resmi melanggar ketentuan hukum, dalam konteks hukum kesehatan nasional, perlindungan hukum terhadap pasien yang menjalani terapi menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan melakukan analisis mendalam terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen hukum, serta literatur terkait yang relevan. Temuan dari studi ini mengungkapkan bahwa praktik terapi Chiropraktik yang dilakukan tanpa adanya landasan hukum yang sah dapat dianggap sebagai tindakan yang melanggar hukum. Hal ini disebabkan karena terapi tersebut tidak memenuhi persyaratan perizinan serta pengakuan resmi yang diwajibkan dalam kerangka sistem hukum kesehatan di Indonesia. Selain itu, perlindungan hukum bagi pasien terapi ini masih bersifat umum, belum terdapat regulasi khusus untuk Chiropraktik, sehingga perlindungan tersebut sangat tergantung pada prinsip-prinsip umum hukum kesehatan dan mekanisme penegakan hukum yang berlaku. Temuan ini mengindikasikan kebutuhan mendesak akan pembentukan regulasi yang spesifik serta peningkatan pengawasan pelaksanaan terapi Chiropraktik agar praktiknya dapat berjalan lebih profesional dan aman. Sebagai kesimpulan, legalitas merupakan hal mendasar yang harus ditegakkan supaya perlindungan hukum bagi pasien dan praktisi terlaksana secara optimal. Rekomendasi penelitian ini menegaskan perlunya pemerintah merumuskan regulasi yang jelas tentang legalitas dan standar praktik Chiropraktik serta memperkuat pengawasan dan edukasi bagi semua pihak terkait guna meningkatkan keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap terapi ini. Kata kunci: Legalitas Chiropraktik, Perlindungan Hukum, Hukum Kesehatan Indonesia

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDFikri, Abdullah0019038804abdullah_fikri.ilkum@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Akbar Avatar Silas Putra
Date Deposited: 20 Apr 2026 03:07
Last Modified: 20 Apr 2026 03:07
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50971

Actions (login required)

View Item View Item