AMER, KAROLITA MARIANA (2026) ANALISIS REGIONAL CONFLICT MANAGEMENT ECOWAS DALAM MENANGANI KUDETA MILITER NIGER PERIODE 2021-2024. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.
|
Text (Cover)
22044010027_Cover (1) (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
22044010027_BAB 1.pdf Download (345kB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB 2 (2).pdf Restricted to Repository staff only until 11 March 2029. Download (487kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB 3 (2).pdf Restricted to Repository staff only until 11 March 2029. Download (381kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB 4 (2).pdf Restricted to Repository staff only until 11 March 2029. Download (168kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf Download (196kB) |
Abstract
Percobaan kudeta oleh kelompok militer di Niger sejak 2021 telah menyebabkan dilema regional. Kudeta militer berhasil dilakukan pada 26 Juli 2023 akibat intervensi Prancis mempengaruhi kondisi politik yang tidak stabil baik secara domestik maupun hubungan antara negara dengan organisasi regionalnya. Economic Community of West African States atau ECOWAS, sebagai organisasi sub regional di Afrika Barat berupaya mengelola konflik tersebut untuk mengembalikan tatanan pemerintah yang konstitusional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya ECOWAS dalam memanajemen konflik politik di Niger pascakudeta militer melalui pendekatan Regional Conflict Management. Penelitian ini menggunakan kerangka Regional Conflict Management yang dikemukakan oleh Paul F. Diehl, khususnya melalui instrumen diplomasi dan sanksi ekonomi sebagai bentuk diplomasi koersif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan mengandalkan data sekunder berupa laporan organisasi internasional, dokumen resmi ECOWAS, serta pemberitaan media internasional. Periode penelitian ini dimulai sejak 2021, di mana upaya kudeta pertama dilakukan hingga 2024, ketika ECOWAS mencabut sanksi ekonomi terhadap Niger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ECOWAS telah menerapkan prinsip Regional Conflict Management melalui dua instrumen utama, yaitu diplomasi dan sanksi ekonomi. Upaya diplomasi dilakukan melalui extraordinary summit, pembentukan komite negosiasi, serta pemberian ultimatum politik kepada junta militer Niger. Sementara itu, sanksi ekonomi diterapkan dalam bentuk pembatasan perdagangan, sanksi finansial, dan penangguhan akses terhadap pasar keuangan regional. Namun, penerapan sanksi ekonomi menghadapi keterbatasan akibat resistensi dari junta dan dukungan politik dari negara-negara tetangga terhadap junta Niger, sehingga daya tekan sanksi tidak sepenuhnya memengaruhi perubahan perilaku aktor utama konflik. Kata kunci : Kudeta Niger, Junta Militer, ECOWAS, Regional Conflict Management, Diplomasi, Sanksi Ekonomi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform J Political Science > JZ International relations |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Karolita Mariana Amer | ||||||||
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 05:45 | ||||||||
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:18 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
