Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Merek Asing Dalam Sistem First To File Di Indonesia (Studi Kasus Arc'teryx Kanada dan PT Atx Asia Sport Products)

Putri, Rizka Ari Agustin Maulana (2026) Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Merek Asing Dalam Sistem First To File Di Indonesia (Studi Kasus Arc'teryx Kanada dan PT Atx Asia Sport Products). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

[img] Text (COVER)
COVER_21071010165.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab I)
BAB I_21071010165.pdf

Download (431kB)
[img] Text (Bab II)
BAB II_21071010165.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2029.

Download (440kB) | Request a copy
[img] Text (Bab III)
BAB III_21071010165.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2029.

Download (399kB) | Request a copy
[img] Text (Bab IV)
BAB IV_21071010165.pdf

Download (240kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA_21071010165.pdf

Download (216kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN_21071010165.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2029.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan dunia usaha yang pesat membuat banyak produk baru bermunculan dan menjadikan merek memiliki suatu peran penting, baik sebagai pembeda, jaminan mutu, maupun sarana promosi. Namun, hal ini juga menimbulkan masalah hukum, terutama terkait pelanggaran dan penggunaan merek asing di Indonesia. Salah satu kasus yang muncul adalah sengketa merek antara Arc’teryx Kanada dan PT. Atx Asia Sport Products mengenai penggunaan merek asing yang belum terdaftar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pemilik merek asing yang mereknya telah digunakan atau didaftarkan oleh pihak lain di Indonesia, serta meninjau penerapan sistem first to file berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem first to file memberikan hak kepada pihak yang pertama kali mendaftarkan merek, namun tidak berlaku apabila pendaftaran dilakukan dengan itikad tidak baik. Perlindungan bagi pemilik merek asing masih menghadapi hambatan dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan efektivitas hukum dan kerja sama antara pemilik merek asing dan lembaga terkait untuk menciptakan kepastian hukum dan mencegah persaingan usaha yang tidak sehat di Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPurwanto, Aldira Mara Ditta CaesarNIDN0022038806aldira.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: Rizka Ari Agustin Maulana Putri
Date Deposited: 21 Jan 2026 01:17
Last Modified: 21 Jan 2026 01:17
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/48912

Actions (login required)

View Item View Item