Inas Salsabil, Yasmin and Angelyta, Dosma
(2025)
PANDUAN PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN BANK
SAMPAH SEBAGAI SOLUSI LINGKUNGAN DAN
EKONOMI BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT
KELURAHAN KENDANGSARI.
Fakultas Hukum UPN VETERAN JAWA TIMUR, Surabaya.
(Unpublished)
Abstract
Permasalahan sampah merupakan salah satu isu
lingkungan paling mendesak yang dihadapi oleh berbagai
wilayah di Indonesia, termasuk di Kelurahan Kendangsari, Kota
Surabaya. Peningkatan volume sampah rumah tangga yang tidak
diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif menyebabkan
berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan,
menurunnya kualitas kesehatan masyarakat, serta potensi
ekonomi dari sampah yang terabaikan (Ivakdalam & Far, 2022).
Permasalahan ini menjadi semakin kompleks di wilayah padat
penduduk, seperti RW 04 di Kelurahan Kendangsari, yang
membutuhkan pendekatan strategis dan partisipatif untuk
menyelesaikannya.
Bank Sampah hadir sebagai solusi inovatif yang mampu
menjawab dua tantangan utama sekaligus: pengelolaan sampah
dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam praktiknya,
Bank Sampah mengadopsi sistem manajemen yang menyerupai
lembaga keuangan, di mana warga bertindak sebagai “nasabah”
yang menabung sampah kering bernilai ekonomi, seperti plastik botol, dan kertas. Sampah ini kemudian ditimbang, dicatat, dan
dikonversikan ke dalam bentuk tabungan yang bisa ditukar
dengan uang atau kebutuhan pokok (Alfarisyi & Fauzi, 2020).
Lebih dari sekadar tempat pemilahan sampah, Bank
Sampah juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan pembentukan
karakter masyarakat dalam menumbuhkan budaya sadar
lingkungan, serta kebiasaan menabung sejak dini (Anastasia &
Anizar, 2022). Hal ini selaras dengan prinsip ekonomi sirkular
yang mendorong pemanfaatan limbah sebagai sumber daya
produktif. Keberadaan Bank Sampah juga memperkuat nilai
sosial melalui kolaborasi antarwarga dalam menjaga kebersihan
lingkungan dan meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga
(Oktavianti et al., 2022).
Melihat urgensi dan potensi yang dimiliki, penyusunan
modul ini bertujuan memberikan panduan praktis dan edukatif
bagi masyarakat Kelurahan Kendangsari dalam membentuk dan
mengelola Bank Sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Modul ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa
dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Bela
Negara UPN "Veteran" Jawa Timur, yang tidak hanya fokus
pada aspek lingkungan tetapi juga memperkuat ketahanan
ekonomi berbasis komunitas. Dengan dukungan semua elemen
Masyarakat terutama kelompok ibu PKK, karang taruna, dan
perangkat RW Bank Sampah diharapkan menjadi gerakan
kolektif menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan
masyarakat yang berdaya secara ekonomi dan sosial.
Actions (login required)
 |
View Item |