Rizkiathallah, Gibran Thareq (2026) KEDUDUKAN DAN TANGGUNG JAWAB KUASA PENGGUNA JASA DALAM PRAKTIK PERJANJIAN JASA KONSTRUKSI DITINJAU DARI HUKUM PERDATA DAN HUKUM JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA. Masters thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.
|
Text (COVER - TESIS GIBRAN)
cover gibran fix baru.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB I - TESIS GIBRAN)
BAB I - TESIS GIBRAN.pdf Download (650kB) |
|
|
Text (BAB II - TESIS GIBRAN)
BAB II - TESIS GIBRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 14 August 2029. Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III - TESIS GIBRAN)
BAB III - TESIS GIBRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 19 August 2029. Download (338kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV - TESIS GIRBAN)
BAB IV - TESIS GIBRAN.pdf Download (278kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA - TESIS GIBRAN.pdf Download (300kB) |
|
|
Text (lampiran - gibran)
LAMPIRAN - TESIS GIBRAN-dikompresi (1).pdf Restricted to Repository staff only until 19 August 2029. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum serta konstruksi tanggung jawab Kuasa Pengguna Jasa (Owner Representative) dalam praktik perjanjian jasa konstruksi di Indonesia. Permasalahan muncul karena Owner Representative memiliki peran penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi, namun tidak diatur secara eksplisit dalam perjanjian maupun peraturan perundang�undangan sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian-penelitian terdahulu umumnya berfokus pada hubungan hukum antara Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa atau aspek pertanggungjawaban para pihak dalam kontrak jasa konstruksi, sedangkan kajian yang secara khusus menganalisis kedudukan hukum serta konstruksi pertanggungjawaban Owner Representative berdasarkan konsep pemberian kuasa dalam hukum perdata masih sangat terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Analisis dilakukan secara kualitatif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Owner Representative secara normatif bukan merupakan pihak dalam kontrak konstruksi, namun secara fungsional dapat dikualifikasikan sebagai penerima kuasa berdasarkan ketentuan pemberian kuasa dalam KUHPerdata. Tindakan yang dilakukan dalam batas kewenangannya mengikat pemberi kuasa, sedangkan tindakan yang melampaui kewenangan menjadi tanggung jawab pribadi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih jelas mengenai kedudukan, kewenangan, dan tanggung jawab Owner Representative untuk mewujudkan kepastian hukum dalam praktik jasa konstruksi di Indonesia
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law > Magister Law | ||||||||
| Depositing User: | Gibran Thareq Rizkiathallah | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:33 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:36 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
