Anggaratih, Rachma (2026) STUDI KEAMANAN PANGAN MINUMAN TEH DINGIN YANG DIJUAL DI KECAMATAN RUNGKUT DITINJAU DARI PENGGUNAAN PEMANIS BUATAN DAN CEMARAN MIKROBIOLOGI. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (868kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf Download (72kB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 22 July 2029. Download (156kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 22 July 2029. Download (174kB) |
|
|
Text (Bab 4)
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 22 July 2029. Download (328kB) |
|
|
Text (Bab 5)
Bab 5.pdf Download (6kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (108kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Tingginya insiden diare sebanyak 3.341 kasus pada tahun 2023 mendorong penelitian analisis keamanan pangan terhadap resiko penggunaan pemanis buatan (sakarin dan siklamat) serta kontaminasi bakteri (ALT, bakteri Coliform, dan Escherichia coli) pada minuman di Kecamatan Rungkut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan pedagang minuman teh tentang penggunaan pemanis buatan dengan kandungan pemanis buatan, karakteristik pedagang minuman teh dengan penerapan sanitasi dan higiene pedagang, penerapan sanitasi dan higiene pedagang dengan nilai ALT, bakteri Coliform dan Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, observasi, wawancara terhadap 20 pedagang minuman teh, dan analisa laboratorium. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan taraf 95% (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan 50% pedagang berusia 46-55 tahun, berjenis kelamin wanita (80%), tingkat pendidikan SMA/SMK (30%) dan D3/D4/S1 (30%), dengan lama berjualan paling banyak 1-3 tahun. Seluruh sampel minuman teh negatif sakarin dan siklamat (batas maksimal konsumsi sakarin sebanyak 0-5 mg/kg berat badan dan siklamat sebanyak 0-11 mg/kg). Sebanyak 85% sampel tidak memenuhi syarat PerBPOM No.13 Tahun 2019 (1×103 koloni/ml) dengan ALT dengan berkisar 47×103 hingga 134×105 koloni/ml. Sebanyak 80% sampel tercemar bakteri Coliform yang melebihi batas (<1,8 APM/ml) dan seluruh sampel negatif bakteri E. coli (negatif E. coli). Tidak terdapat hubungan antara higiene personal, sanitasi peralatan, sanitasi penyajian, dan sanitasi lingkungan pedagang dengan tingkat kontaminasi ALT, bakteri Coliform, dan Escherichia coli pada minuman teh yang dijual pedagang kaki lima di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology > TP368 Food processing and manufacture | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Food Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Unnamed user with email 19033010071@student.upnjatim.ac.id | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 04:04 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/57626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
