Azra, Farah Az Zahra (2026) Perlindungan Hukum Pekerja Ekonomi Digital Berbasis Aplikasi Melalui Sistem Alih Daya (Studi Kasus Kurir Shopee Express dengan Status Kemitraan). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
(1) COVER_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (BAB 1)
(2) BAB 1_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Download (437kB) |
|
|
Text (BAB 2)
(3) BAB 2_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Restricted to Repository staff only until 16 July 2029. Download (267kB) |
|
|
Text (BAB 3)
(4) BAB 3_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Restricted to Repository staff only until 16 July 2029. Download (246kB) |
|
|
Text (BAB 4)
(5) BAB 4_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
(6) DAFTAR PUSTAKA_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Download (133kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
(7) LAMPIRAN_22071010197 FARAH AZ ZAHRA AZRA.pdf Restricted to Repository staff only until 16 July 2029. Download (48MB) |
Abstract
Perkembangan ekonomi digital berbasis aplikasi membawa perubahan pada pola hubungan kerja, termasuk pada pekerjaan kurir yang dijalankan melalui sistem aplikasi dan alih daya. Persoalan muncul ketika kurir Shopee Express tetap ditempatkan dengan status kemitraan, sementara pelaksanaan pekerjaannya menunjukkan adanya keterikatan dengan sistem operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan hukum antara kurir Shopee Express, perusahaan penyedia jasa pekerja, dan perusahaan aplikasi Shopee Express dalam sistem alih daya, serta menganalisis tanggung jawab hukum para pihak dalam memberikan perlindungan hukum bagi kurir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif untuk menilai kesesuaian antara status kemitraan, sistem alih daya, dan perlindungan hukum ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum kurir tidak dapat ditentukan hanya dari label mitra, melainkan harus dilihat dari unsur pekerjaan, upah atau imbalan, dan perintah. Kurir yang bekerja dalam sistem aplikasi, bergantung pada akses kerja, serta terintegrasi dalam operasional Shopee Express lebih tepat dipahami sebagai pekerja ekonomi digital berbasis aplikasi dalam sistem alih daya. Perusahaan penyedia jasa pekerja bertanggung jawab langsung terhadap kepastian hubungan kerja, perjanjian tertulis, upah, jaminan sosial, keselamatan kerja, dan hak ketika hubungan kerja berakhir. Shopee Express bertanggung jawab memastikan perusahaan alih daya memenuhi perlindungan kurir serta menjamin sistem aplikasi tidak menimbulkan ketidakpastian hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law > Departement of Law | ||||||||
| Depositing User: | Farah Az Zahra Azra | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:17 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:17 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/55383 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
