Analisis Daya Saing dan Struktur Pasar Ekspor Kakao Olahan Indonesia di Pasar Filipina

Ramdhani, Zico (2026) Analisis Daya Saing dan Struktur Pasar Ekspor Kakao Olahan Indonesia di Pasar Filipina. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (Cover)
22024010046.-cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
22024010046.-bab 1.pdf

Download (534kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
22024010046.-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2029.

Download (700kB)
[img] Text (BAB III)
22024010046.-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2029.

Download (681kB)
[img] Text (BAB IV)
22024010046.-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2029.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB V)
22024010046.-bab 5.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar pustaka)
22024010046.-daftarpustaka.pdf

Download (481kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
22024010046.-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2029.

Download (1MB)

Abstract

Kakao olahan merupakan komoditas bernilai tambah yang memiliki peluang ekspor di pasar Filipina karena tingginya kebutuhan impor negara tersebut terhadap produk kakao olahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing, posisi perdagangan, dan struktur pasar kakao olahan Indonesia di pasar Filipina pada produk pasta kakao (HS 1803), bubuk kakao (HS 1805), serta cokelat dan olahan makanan mengandung kakao (HS 1806) selama periode 2015–2024. Metode analisis yang digunakan meliputi Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), dan Herfindahl Index (HI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk yang diuji dengan nilai RCA rata-rata berada di atas satu, yakni pasta kakao (6,78), bubuk kakao (4,46), dan cokelat olahan (1,21). Hasil EPD menunjukkan bahwa ketiga produk secara rata-rata berada pada kuadran Lost Opportunity, sehingga keunggulan komparatif belum sepenuhnya diikuti oleh penguatan pangsa ekspor. Hasil ISP menunjukkan bahwa Indonesia berperan sebagai net exporter dengan perolehan posisi fase kematangan pada seluruh produk. Struktur pasar HS 1803 dan HS 1805 terkonsentrasi tinggi, sedangkan HS 1806 lebih tersebar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penguatan ekspor perlu disesuaikan dengan karakter produk dan struktur persaingan masing-masing pasar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorWidayanti, SriNIDN0006016208sriwidayanti@upnjatim.ac.id
Thesis advisorHarya, Gyska IndahNIDN0004079101gyskaharya.agribis@upnjatim.ac.id
Subjects: H Social Sciences > HC Economics
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD1401 Agriculture-Economic aspects
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9000 Agricultural Industries
Divisions: Faculty of Agriculture > Departement of Agribusiness
Depositing User: Zico Ramdhani
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:30
Last Modified: 07 Jul 2026 03:33
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/54711

Actions (login required)

View Item View Item