Refana, Clarista Putri (2026) ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, UPAH MINIMUM, DAN JUMLAH ANGKATAN KERJA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN JOMBANG. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
COVER .pdf Download (977kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I.pdf Download (253kB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 17 June 2029. Download (294kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 17 June 2029. Download (207kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only until 17 June 2029. Download (508kB) |
|
|
Text (Bab 5)
BAB V.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 17 June 2029. Download (350kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Upah Minimum, dan Jumlah Angkatan Kerja terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Jombang. Penyerapan tenaga kerja merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, namun pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat tidak selalu diikuti oleh penyerapan tenaga kerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 2009-2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas Park, dan uji autokorelasi Durbin-Watson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan PDRB, Upah Minimum, dan Jumlah Angkatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan nilai R Square 0,954 yang berarti ketiga variabel mampu menjelaskan 95,4% variasi penyerapan tenaga kerja. Secara parsial, PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, mencerminkan fenomena jobless growth akibat pertumbuhan ekonomi yang lebih banyak didorong oleh sektor berbasis teknologi dan modal. Upah Minimum juga tidak berpengaruh signifikan secara parsial, disebabkan dominasi sektor informal yang tidak sepenuhnya terikat pada regulasi pengupahan formal. Sementara itu, Jumlah Angkatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dengan koefisien sebesar 0,898 dan menjadi variabel paling dominan dalam model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Jombang sangat ditentukan oleh besarnya pasokan tenaga kerja melalui mekanisme pasar kerja informal yang masih berkembang pesat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HC Economics |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Economic and Business > Departement of Economics | ||||||||
| Depositing User: | Clarista Putri Refana | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 06:17 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2026 06:17 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/53984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
