Aulia, Tuhfah Aulia (2026) Strategi Mitigasi Risiko Kegagalan Mesin Combi Oven Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) Dan Root Cause Analysis (RCA) pada PT AeroFood ACS Surabaya. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22032010052-cover.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
22032010052-bab1.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 2)
22032010052-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2029. Download (442kB) |
||
|
Text (Bab 3)
22032010052-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2029. Download (229kB) |
||
|
Text (Bab 4)
22032010052-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2029. Download (494kB) |
||
|
Text (Bab 5)
22032010052-bab5.pdf Download (201kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22032010052-daftarpustaka.pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text (Lampiran)
22032010052-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2029. Download (746kB) |
Abstract
PT AeroFood ACS Surabaya merupakan perusahaan jasa inflight catering yang bergantung pada keandalan mesin produksi. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah kegagalan mesin combi oven yang menyebabkan downtime, penurunan produktivitas, dan kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kegagalan mesin serta menentukan strategi mitigasi yang tepat. Metode yang digunakan adalah House of Risk (HOR) dan Root Cause Analysis (RCA). HOR fase 1 digunakan untuk mengidentifikasi risk event dan risk agent serta menghitung nilai Aggregate Risk Potential (ARP) berdasarkan severity, occurrence, dan hubungan antar risiko. Hasil penelitian menunjukkan tiga agen risiko dominan, yaitu kurangnya jadwal pembersihan dan perawatan, kualitas air mengandung kerak, serta lifetime komponen yang melebihi batas. Selanjutnya, RCA menggunakan fishbone diagram dan metode 5 Whys untuk mengidentifikasi akar penyebab. HOR fase 2 digunakan untuk menentukan prioritas strategi mitigasi berdasarkan nilai Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD). Selain itu, dilakukan perbandingan cost downtime dan biaya perbaikan yang menunjukkan bahwa kerugian terbesar berasal dari tingginya cost downtime. Usulan perbaikan diharapkan dapat mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, dan efisiensi operasional perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Industrial Engineering | ||||||||
| Depositing User: | Taaj Tuhfah Aulia | ||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 08:13 | ||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 08:13 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
