Tombokan, Joscha Dafa Allegra (2026) PROSES SEKURITISASI ISU IMIGRAN AMERIKA LATIN DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN DONALD TRUMP (2017-2021). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (445kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (6MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (997kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (136kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (156kB) | Preview |
Abstract
Isu imigran Amerika Latin menjadi salah satu isu yang memperoleh perhatian besar pada masa pemerintahan Donald Trump periode 2017–2021, di mana arus migrasi tidak lagi dipandang hanya sebagai persoalan sosial dan ekonomi, tetapi dikonstruksikan sebagai ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses sekuritisasi isu imigran Amerika Latin menggunakan teori sekuritisasi Mazhab Kopenhagen oleh Barry Buzan dan Ole Wæver dengan metode penelitian kualitatif melalui studi dokumentasi terhadap pidato Donald Trump, dokumen kebijakan pemerintah Amerika Serikat, laporan lembaga pemerintah, dan berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sekuritisasi dilakukan melalui securitizing move oleh Donald Trump bersama aktor pendukung seperti DHS, CBP, ICE, Partai Republik, dan media konservatif yang mengangkat isu imigran Amerika Latin sebagai ancaman keamanan, kemudian diperkuat melalui speech acts yang mengaitkan imigran ilegal dengan kriminalitas, ancaman ekonomi, gang kriminal transnasional, dan ancaman terhadap kedaulatan negara. Referent object yang dikonstruksikan meliputi negara Amerika Serikat, keamanan nasional, masyarakat, dan identitas nasional Amerika, sedangkan existential threat diarahkan pada imigrasi ilegal dari Amerika Latin yang dipersepsikan mengancam keberlangsungan objek tersebut. Proses sekuritisasi juga memperoleh penerimaan dari sebagian audiens, khususnya kelompok konservatif dan pendukung Partai Republik, sehingga memungkinkan penerapan extraordinary measures berupa pembangunan tembok perbatasan, Zero Tolerance Policy, Migrant Protection Protocols (MPP), peningkatan anggaran ICE, dan kebijakan pembatasan imigrasi lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintahan Donald Trump berhasil menggeser isu imigrasi dari ranah politik biasa menjadi isu keamanan nasional yang melegitimasi penerapan kebijakan-kebijakan luar biasa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JK Political institutions (United States) J Political Science > JV Colonies and colonization. Emigration and immigration. International migration J Political Science > JZ International relations |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Joscha Dafa Allegra Tombokan | ||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 02:33 | ||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 02:33 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
