Gesang, Alif Salim Hanggayuh Mukti (2026) ANALISIS EXTERNALIZATION OF MIGRATION PADA KEBIJAKAN EU-TURKEY REFUGEE DEALS DALAM ISU MIGRASI IREGULER UNI EROPA TAHUN 2015-2025. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER ALIP.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
15-34.pdf Download (714kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
35-61.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (685kB) |
||
|
Text (BAB 3)
62-82.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (662kB) |
||
|
Text (BAB 4)
83-86.pdf Download (506kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
87-98.pdf Download (527kB) | Preview |
Abstract
Krisis yang mencapai puncaknya pada tahun 2015 menjadi titik balik kebijakan migrasi Uni Eropa, ditandai dengan meningkatnya arus migrasi ireguler yang melampaui kapasitas mekanisme internal pengelolaan suaka. Merespons kondisi tersebut, Uni Eropa mengadopsi strategi Externalization of Migration Melalui kebijakan EU-Turkey Refugee Deals sebagai upaya membatasi arus migrasi sebelum mencapai wilayah teritorial Uni Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Uni Eropa mengimplementasikan strategi Externalization of Migration melalui EU-Turkey Refugee Deals dalam menangani migrasi ireguler pada periode 2015–2025, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam merespons dinamika migrasi kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian eksplanatif, guna menjelaskan hubungan sebab-akibat antara implementasi EU-Turkey Refugee Deals dan perubahan pola migrasi ireguler di Uni Eropa. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi Uni Eropa, laporan lembaga internasional seperti Frontex, UNHCR, dan IOM, serta literatur akademik yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka teori Externalization of Migration oleh Bill Frelick, yang mencakup instrumen Remote Control, Burden-Shifting, Condtionally, dan Accountabilty Gap Hasil penelitian menunjukkan bahwa EU-Turkey Refugee Deals secara empiris mampu menekan arus migrasi ireguler melalui rute Mediterania Timur pada fase awal implementasi, khususnya melalui mekanisme readmission, pendanaan Facility for Refugees in Turkey (FRIT), serta penguatan peran Turki sebagai negara transit dan Buffer Zone. Namun demikian, efektivitas kebijakan ini bersifat parsial dan temporer, ditandai dengan pergeseran rute migrasi, meningkatnya ketergantungan Uni Eropa terhadap negara ketiga, serta munculnya tantangan kemanusiaan dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa EU-Turkey Refugee Deals lebih merepresentasikan instrumen pengendalian migrasi jangka pendek berbasis eksternalisasi, daripada solusi komprehensif dalam pengelolaan migrasi ireguler Uni Eropa. Temuan ini menegaskan bahwa strategi Externalization of Migration tetap menjadi pendekatan dominan Uni Eropa, namun memerlukan evaluasi berkelanjutan untuk menjamin efektivitas kebijakan sekaligus menjaga komitmen normatif terhadap perlindungan pengungsi. Kata Kunci: Migrasi Ireguler, EU-Turkey Refugee Deals, Externalization of Migration, EU External Policy, Uni Eropa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JN Political institutions (Europe) J Political Science > JZ International relations K Law > K Law (General) |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Alif Gesang Salim Hanggayuh Mukti Gesang | ||||||||
| Date Deposited: | 25 May 2026 09:52 | ||||||||
| Last Modified: | 25 May 2026 09:52 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52394 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
