Upaya Diplomasi Publik KBRI Canberra Untuk Mempromosikan Pariwisata Indonesia Tahun 2021–2024

ISNAINI, ANI FITRI (2026) Upaya Diplomasi Publik KBRI Canberra Untuk Mempromosikan Pariwisata Indonesia Tahun 2021–2024. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (COVER)
21044010029_COVER (5).pdf

Download (905kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
21044010029_BAB 1.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
21044010029_BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2029.

Download (524kB)
[img] Text (BAB 3)
21044010029_BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2029.

Download (610kB)
[img]
Preview
Text (BAB 4)
21044010029_BAB 4.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
21044010029_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (141kB) | Preview

Abstract

Diplomasi publik merupakan instrumen penting dalam kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya dalam upaya promosi pariwisata melalui pendekatan soft power. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya diplomasi publik KBRI Canberra dalam mempromosikan pariwisata Indonesia di Australia pada periode 2021–2024 dengan melibatkan publik strategis dan khalayak global. Penelitian ini menggunakan kerangka konseptual diplomasi publik Andreas Pacher, konsep G2G, Immediate Strategic Publics dan Mass Publics, untuk memahami peran aktor non-negara dalam membangun citra dan daya tarik pariwisata Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui studi pustaka dan analisis dokumen resmi, laporan kegiatan, serta publikasi media dan media sosial KBRI Canberra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KBRI Canberra secara adaptif memanfaatkan kegiatan budaya, festival multikultural, serta platform digital sebagai instrumen diplomasi publik. Pada fase awal pasca pandemi (2021–2022), strategi diplomasi publik difokuskan pada pembangunan kepercayaan dan peningkatan kesadaran destinasi melalui keterlibatan publik strategis seperti diaspora, pelaku seni-budaya, dan penyelenggara festival internasional. Sementara itu, pada periode 2023–2024, strategi berkembang menuju penguatan tourism brand association melalui integrasi budaya, industri kreatif, dan narasi pariwisata. Diplomasi publik berbasis people-centered diplomacy yang dijalankan KBRI Canberra berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat citra positif Indonesia dan mendorong minat kunjungan wisatawan Australia. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan promosi pariwisata Indonesia tidak hanya bergantung pada diplomasi antar pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan aktif publik strategis dan khalayak luas sebagai mitra diplomasi. Kata kunci: diplomasi publik, pariwisata, KBRI Canberra, publik strategis, soft power

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRASYIDAH, RESANIDK198610312021212001resarasyidah.hi@upnjatim.ac.id
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations
Depositing User: Ani Fitri Isnaini
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:36
Last Modified: 22 Apr 2026 06:43
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50043

Actions (login required)

View Item View Item