Prameswari, Aprita Dara Saphira (2026) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PABEAN CANTIAN KOTA SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I.pdf Download (305kB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (416kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (239kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB IV.pdf Download (193kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (211kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2029. Download (2MB) |
Abstract
Pedagang kaki lima merupakan para pedagang yang sedang menjalankan aktivitas dagang di area yang diperuntukkan untuk pejalan kaki. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pengelolaan ketertiban dan ketenteraman pedagang kaki lima di Kota Surabaya seringkali mengalami kendala karena masih adanya pedagang yang berjualan di trotoar dan fasilitas umum secara tidak sesuai. Kepastian hukum berarti kejelasan norma, masyarakat memiliki pedoman yang jelas ketika suatu aturan berlaku bagi mereka. Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2020 sebagai landasan dalam menciptakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Penulis dalam melakukan penelitian menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, melakukan wawancara dan juga studi lapangan. Penelitian ini Penulis lakukan dengan tujuan untuk mengetahui mengenai implementasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengkaji kendala dan solusi dalam penerapan peraturan daerah di Kota Surabaya. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa, pertama, implementasi Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2020 di Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya menunjukkan bahwa penataan dan penertiban pedagang kaki lima masih belum sepenuhnya berjalan optimal, kedua, keterbatasan jumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja dan kurangnya kesadaran bagi masyarakat turut memperberat pelaksanaan penertiban, serta ketiga, personel Satuan Polisi Pamong Praja lebih sering menerapkan mekanisme tindak pidana ringan karena dinilai lebih efektif dibanding sanksi administratif yang berpotensi bagi pelanggaran berulang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law | ||||||||
| Depositing User: | APRITA DARA SAPHIRA PRAMESWARI | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 06:59 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Feb 2026 06:59 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/49875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
