Shakty, Firstly Khansa Nadhira (2024) EFEK PULSED ELECTRIC FIELD SEBAGAI PRE-TREATMENT TERHADAP KARAKTERISTIK FITOKIMIA WEDANG UWUH READY TO DRINK. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jawa Timur.
![]() |
Text (COVER)
20033010065-cover.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text (BAB I)
20033010065-bab 1.pdf Download (74kB) |
![]() |
Text (BAB II)
20033010065-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 12 December 2026. Download (451kB) |
![]() |
Text (BAB III)
20033010065-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 12 December 2026. Download (281kB) |
![]() |
Text (BAB IV)
20033010065-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 12 December 2026. Download (298kB) |
![]() |
Text (BAB V)
20033010065-bab 5.pdf Download (7kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
20033010065-daftar pustaka.pdf Download (134kB) |
![]() |
Text (LAMPIRAN)
20033010065-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 12 December 2026. Download (858kB) |
Abstract
Wedang uwuh menjadi salah satu minuman tradisional khas Yogyakarta yang dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan tinggi karena terbuat dari kombinasi rempah. Wedang uwuh biasanya dibuat secara konvensional dengan proses termal namun dapat menyebabkan degradasi senyawa yang ditargetkan karena faktor suhu yang tinggi dan waktu ekstraksi yang lama. Penelitian ini mengaplikasikan metode Pulsed Electric Field (PEF) sebagai pre-treatment yang menerapkan medan listrik tinggi dalam waktu singkat untuk mengatasi kelemahan ekstraksi metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu pre-treatment PEF dan waktu perebusan terhadap aktivitas antioksidan dan organoleptik wedang uwuh ready to drink. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor, yaitu variasi waktu pre-treatment PEF (30, 60, dan 90 detik) dan variasi waktu perebusan (5, 10, dan 15 menit) pada suhu 60°C. Data yang diperoleh diuji menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wedang uwuh ready to drink perlakuan pre-treatment PEF 60 detik dan perebusan 10 menit merupakan perlakuan terbaik dengan hasil kadar total fenol 851,60 ± 2,77 mgGAE/L; kadar total flavonoid 301,91 ± 2,87 mgQE/L; IC50 metode DPPH 28,22 ± 0,28 ppm; dan IC50 metode FRAP 16,05 ± 1,49 ppm; organoleptik parameter warna 4,4 (agak suka); organoleptik parameter aroma 4,28 (agak suka); organoleptik parameter warna 4,4 (agak suka).
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Subjects: | T Technology > TP Chemical technology > TP368 Food processing and manufacture | ||||||||||||
Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Food Engineering | ||||||||||||
Depositing User: | Firstly Khansa Nadhira Shakty | ||||||||||||
Date Deposited: | 17 Feb 2025 03:05 | ||||||||||||
Last Modified: | 17 Feb 2025 03:05 | ||||||||||||
URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/33017 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |