KARAKTERISTIK BISKUIT RENDAH INDEK GLISEMIK DARI TEPUNG KOMPOSIT (TEPUNG PEDADA, TEPUNG LINDUR, TEPUNG TALAS, dan TEPUNG UWI PUTIH)

RATNA, RAWIRI YUNIA (2020) KARAKTERISTIK BISKUIT RENDAH INDEK GLISEMIK DARI TEPUNG KOMPOSIT (TEPUNG PEDADA, TEPUNG LINDUR, TEPUNG TALAS, dan TEPUNG UWI PUTIH). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (Cover)
1433010034_cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
1433010034_BAB I.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text (Bab 2)
1433010034_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only until 10 February 2024.

Download (573kB)
[img] Text (Bab 3)
1433010034_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only until 10 February 2024.

Download (512kB)
[img] Text (Bab 4)
1433010034_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only until 10 February 2024.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Bab 5)
1433010034_BAB 5.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar pustaka)
1433010034_dafpus.pdf

Download (288kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
1433010034_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 10 February 2024.

Download (2MB)

Abstract

Indek glisemik menunjukkan kecepatan karbohidrat berubah menjadi gula darah. Salah satu cara mengontrol glukosa darah adalah dengan pengaturan diet. Buah mangrove jenis pedada dan lindur serta tepung umbi-umbian (tepung talas dan tepung uwi putih) mengandung tinggi serat, lemak dan protein sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk biskuit formulasi tepung buah pedada dan lindur dengan umbi talas dan umbi uwi putih yang mempunyai karakteristik fisiko kimia yang baik yang kemudian di analisis Indek glisemiknya secara in vivo pada manusia.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 10 level perlakuan, yaitu proporsi tepung mangrove jenis pedada dan lindur dan tepung umbi-umbian jenis talas dan uwi putih masing-masing formulasi 0:100, 10:90, dan 20 : 80. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik didapatkan dari produk biskuit dengan formulasi tepung pedada dan tepung talas dengan proporsi 20:80 yang didapatkan nilai randemen 84,07%, kadar air 3,72%, kadar abu 3,45%, kadar protein 4,33%, kadar lemak 7,16%, karbohidrat 81,34%, kadar pati 64,39%, dan hasil organoleptik rasa dengan ratarata nilai 6,68 (sangat suka), aroma dengan rata-rata nilai 7,13 (sangat suka), warna dengan rata-rata nilai 5,69 (suka), tekstur dengan rata-rata nilai 6,54 (suka), kadar serat pangan 7,69%, indek glisemik 51,46 % dan beban glikemik 12,90%. Kata kunci : biskuit, pedada, lindur, talas, uwi putih, indek glisemik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJariyah, JariyahNIDN0703046501UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSarofah, UlyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP368 Food processing and manufacture
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Food Engineering
Depositing User: Sri Nur Azizah
Date Deposited: 10 Feb 2022 02:43
Last Modified: 10 Feb 2022 02:43
URI: http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/5197

Actions (login required)

View Item View Item