PERAN KEBIJAKAN ONE BELT ONE ROAD (OBOR) INITIATIVE DALAM MEREDAM KETEGANGAN SENGKETA LAUT CINA SELATAN ANTARA CINA DAN VIETNAM TAHUN 2017 – 2021

AL-AFGHANI, KEVIN (2022) PERAN KEBIJAKAN ONE BELT ONE ROAD (OBOR) INITIATIVE DALAM MEREDAM KETEGANGAN SENGKETA LAUT CINA SELATAN ANTARA CINA DAN VIETNAM TAHUN 2017 – 2021. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (18044010038_Cover)
18044010038_Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (18044010038_Bab1)
18044010038_Bab1.pdf

Download (454kB) | Preview
[img] Text (18044010038_Bab2)
18044010038_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only until 24 July 2024.

Download (825kB)
[img] Text (18044010038_Bab3)
18044010038_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only until 24 July 2024.

Download (582kB)
[img] Text (18044010038_Bab4)
18044010038_Bab4.pdf
Restricted to Registered users only until 24 July 2024.

Download (12kB)
[img]
Preview
Text (18044010038_Daftar_pustaka)
18044010038_Daftar_pustaka.pdf

Download (253kB) | Preview

Abstract

Kebijakan Inisiatif OBOR atau One Belt One Road merupakan salah satu hubungan kerjasmasama multilateral yang dibentuk oleh Cina yang ditandai dengan pidato presiden Cina Xi Jinping Indonesia dan Kazakhstan pada tahun 2013. Bentuk kerjasama ini bertujuan untuk menghubungkan perekonomian 3 benua yaitu Asia, Afrika, dan Eropa. Selain itu, kebijakan tersebut juga berperan untuk memperluas pengaruh Cina di seluruh dunia. Kebijakan OBOR tentu tidak jauh dari kepentingan nasional Cina, salah satunya adalah Laut Cina Selatan. Namun, Laut Cina Selatan merupakan salah satu kawasan yang disengketakan oleh banyak pihak seperti Vietnam, Filiphina, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Vietnam menjadi salah satu negara yang paling aktif dalam mengangkat isu di Laut Cina Selatan dan juga sering kali berkonflik dengan Cina terhadap wilayah yang disengketakan tersebut. Hubungan Cina dan Vietnam sering kali mengalami pasang surut dan berujung pada persepsi tidak percaya satu sama lain. Untuk mengatasi hal ini, Cina mulai melakukan berbagai pendekatan kerjasama melalui kebijakan-kebijakannya seperti OBOR. Didukung dengan adanya dua jalur utama Silk Road Economic Belt dan The 21st Maritime Silk Road diharapkan Cina dapat memperbaiki hubungan politiknya kembali dengan Vietnam sekaligus mendapatkan kepentingan nasionalnya di Laut Cina Selatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDFIRDAUS NURYANANDA, PRAJANIDN6653397UNSPECIFIED
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations
Depositing User: Kevin Al Afghani
Date Deposited: 25 Jul 2022 03:37
Last Modified: 25 Jul 2022 03:37
URI: http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/8098

Actions (login required)

View Item View Item